Habiskan Uang di ATM Orang Tua Yang Sedang Umroh, Pelajar SMU Diantar ke Kantor Polisi

Ilustrasi

MEDAN, KabarMedan.com | Rinika (17), warga Jalan Amaliun, Kecamatan Medan Area memang termasuk anak tak dapat dipercaya. Pasalnya, pelajar ?kelas XI SMA Al-Ulum ini mengambil uang Rp 30 juta milik sang ayah Midi (61), dari dalam ATM. Akibat perbuatannya, sang anak pun pun dibawa ke  Polsek Medan Area oleh orang tuanya, Rabu (4/3/2015) sore.

Sang ayah Midi (61) mengatakan, kejadian ini bermula saat ia dan istrinya pergi untuk melaksanakan umroh ke tanah suci.

Sebelum berangkat, ia pun meninggalkan ATM beserta nomor pin untuk anaknya agar dapat membeli keperluan sehari-hari selama ia pergi umroh.

Baca Juga:  Kurang dari 25 Menit Pelaku Pencurian Sekaligus Pembunuhan Berhasil Dibekuk Polisi

“Saya pergi umroh sama istri ke tanah suci dari tanggal 19 hingga 28 Februari. Nah disitu saya titipkan ATM beserta nomor pin kepada anakku agar dia dapat membeli keperluannya sehari-hari selama saya berada disana,” jelasnya.

Namun, alangkah terkejutnya ia saat pulang dari umroh dan melihat isi di ATM saldonya sudah kosong.

“Pas pulang umroh, saya minta atm itu lagi sama anakku. Pas ku lihat print outnya, ternyata  saldoku  sudah habis. Saya membawa ke kantor polisi ini agar membuat pelajaran sama ankku ini,” ungkapnya.

Baca Juga:  Rektor UMTS Dukung Usia Pensiun Polisi Jadi 60 Tahun

Kanit Reskrim Medan Area – AKP Agus Sobarnapraja, mengaku bahwa kasus ini tidak dapat bisa lantaran sang anak masih dibawa umur.

“Tidak bisa kita proses, namun kita berikan pengarahan agar sang anak tidak boleh mengulangi perbuatannya,” pungkasnya. [KM-03]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.