Jaringan XL Siap Menyambut Ramadan dan Lebaran

Direktur Service Management XL - Ongki Kurniawan (kiri) bersama VP West Region XL - Haryo Wibowo (kanan), ketika meninjau salah satu BTS di Padang Luar, untuk memantau kesiapan jaringan XL di Padang - Bukittinggi dalam kegiatan #XLNetRally

PADANG, KabarMedan.com | PT XL Axiata Tbk (XL), operator telekomunikasi terbesar kedua di Indonesia menggelar Uji Kesiapan Jaringan Jelang Ramadan dan Lebaran 2015.

Kegiatan Uji Kesiapan Jaringan yang bertajuk #XLNetRally ini digelar di lima daerah secara serentak; yakni di Jakarta, Padang-Bukittingi, Solo-Semarang, Surabaya-Malang, dan Banjarmasin-Martapura.

“Uji kesiapan jaringan dan layanan XL jelang Ramadan dan Lebaran ini setiap tahun kita adakan, tujuannya untuk memastikan bahwa selama Ramadan dan Lebaran jaringan komunikasi XL dapat beroperasi dengan prima, sehingga kenyamanan berkomunikasi pelanggan selama mudik dapat terjaga,” kata CEO PT XL Axiata Tbk, Dian Siswarini, Kamis (28/5/2015).

Baca Juga:  Diduga Menipu, Direktur PT Anta Solusi Adikarya Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Dari sisi kenaikkan traffic komunikasi selama Ramadan dan Lebaran, diperkirakan terjadi lonjakan traffic voice dan sms sebesar 15-20%, dan untuk data diperkirakan terjadi peningkatan 20-30%.

“XL akan terus melakukan modernisasi jaringan, dan untuk tahun ini modernisasi jaringan diadakan di Jawa Barat, Bali, dan Lombok,” kata Direktur Service Management PT XL Axiata Tbk, Ongki Kurniawan.

Baca Juga:  Diduga Menipu, Direktur PT Anta Solusi Adikarya Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Ongki mengungkapkan, untuk metodologi drive test uji kesiapan jaringan menggunakan alat ukur “Temps” untuk mengukur kualitas jaringan.

“Dari hasil uji kesiapan jaringan ini, untuk Kota Padang-Bukittinggi saat ini 85-90% telah tercover jaringan XL dengan kualitas sinyal full bar. Secara nasional Sumatera sendiri memegang porsi 20% dari Total Network Element XL di Indonesia,” tutur Ongki. [KM-01]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.