Kapolda Sumut Hadiri Pembukaan Pesparani Tapteng 2018

TAPANULITENGAH, KabarMedan.com | Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto SH bersama pejabat utama menghadiri pembukaan Pesparani Katolik Tapanuli Tengah 2018, di Komplek Gereja Paroki St Yosef Pandan, Kamis (18/10/2018).

Kehadiran orang nomor satu di Polda Sumut disambut Uskup Agung Medan sekaligus Administrator Apostolik Keuskupan Sibolga Mgr. Anicetus B Sinaga.

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Agus Andrianto, mengatakan kehadirannya ke Tapanuli Tengah merupakan kunjungan kerja. Ia juga melihat kemajemukan antar umat beragama ada di Tapteng-Sibolga.

“Saya melihat toleransi antar umat beragama sangat kuat di daerah ini. Saya harap ini terus berlangsung dan jadi nilai yang baik dalam menjaga NKRI,” katanya.

Baca Juga:  Toba Caldera Culture Festival 2026 Hadirkan Kompetisi Paduan Suara Internasional

Keuskupan Agung sekaligus Administrator Apostolik keuskupan Sibolga, Mgr Anicetus B Sinaga Of M Cap menyampaikan berterimakasih kepada Kapolda Sumut yang hadir dalam pembukaan Pesparani 2018, sekaligus menyaksikan penandatanganan pembangunan Katolik Center di Komplek Gereja Katolik Paroki St Yosef Pandan.

Anicetus Sinaga melihat kerukunan umat beragama di Sumatera Utara sudah terjalin lama, dan toleransi ini harus tetap dijaga. “Saya tidak pernah khawatir dengan agama lain, karena mereka bagian dari saudara kita dalam membangun dan menjaga NKRI,” ucapnya.

Ia bercerita, pernah suatu ketika ada pembangunan gereja di Tapteng, pembangunan tersebut dibantu dan dikawal oleh umat Islam, dimana kunci gereja pertama kali diserahkan oleh wanita berhijab dan bercadar.

Baca Juga:  Terima Aspirasi Pendukung MBG, Bobby Nasution Siap Teruskan Petisi Masyarakat Sumut ke Presiden Prabowo

Itu menandakan bahwa semua umat beragama di Indonesia ingin Indonesia damai, aman dan sejahtera. “Di Sumut ini semua agama bersaudara, jadi jangan ada yang merusak nilai-nilai persaudaraan tersebut,” ucap Uskup Agung.

Bupati Tapanuli Tengah, Ahmat Bachtiar Sibarani, menambahkan kegiatan ini merupakan kegiatan pertama yang sudah hampir 20 tahun tak pernah dilakukan.

Pemkab Tapteng sangat berkomitmen untuk bekerjasama dengan semua tokoh agama yang diakui dalam tataran Hukum di NKRI. “Saya juga akan memberikan bantuan 500 juta untuk kegiatan umat Katolik dalam pembangunan gedung Katholik center,” pungkasnya. [KM-03]