MEDAN, KabarMedan.com | Personel polisi yang videonya viral di media sosial karena menganiaya mahasiswa yang melakukan unjuk rasa berlangsung ricuh di DPRD Sumut dihukum disiplin.
“Dia tidak patuh dengan perintah pimpinannya ya dihukum disiplin. Nanti kalau semua dihukum penjara nggak ada lagi yang mau jaga. Siapa yang mau jaga? kata Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto, Rabu (2/10/2019).
Agus menegaskan, personel yang bersalah karena tidak mematuhi perintah akan dihukum komandannya.
“Masalah mau saya gampari, mau saya jungkir-jungkir, itu saya dengan mereka. Kalau sampai dipidana siapa lagi yang akan jaga,” ungkapnya.
Agus mengatakan, pimpinan kepolisian tidak ada memerintahkan personelnya untuk melakukan penganiayaan terhadap pengunjuk rasa, termasuk tidak boleh membawa senjata.
“Personel yang melakukan pengamanan sudah mengorbankan waktu dan tenaga saat bertugas. Mereka menghadapi banyak risiko. Tindakan mereka mungkin karena capek dan lain sebagainya. Secara internal kita beri tindakan agar mereka tidak mengulang lagi. Sekarang sudah jauh berubah,” pungkasnya. [KM-03]














