Kolaborasi yang Muda yang Bertani dalam Semangat Sumpah Pemuda

MEDAN, KabarMedan.com | Coca-Cola Amatil Indonesia NSO Medan Plant, menggelar pelatihan kewirausahaan bidang pertanian seri 3.

Pelatihan kali ini mengangkat tema “Martubung Urban Farming” untuk mendukung semangat generasi yang muda yang bertani menuju kampung mandiri lestari.

Dalam kesempatan ini dilakukan juga pemasanganan tempat sampah edukasi dan penataan instalasi demplot kebun pekarangan rumah

Kegiatan Community Development Martubung Urban Farming zone 1 Coca-Cola Amatil Indonesia dipusatkan di Kelurahan Besar Martubung, Kecamatan Medan Labuhan.

Demplot Martubung Urban Farming merupakan dapur kreatif penghijauan yang mengedepankan peran pemuda zone 1 CCAI di Medan. Selain untuk pengembangan rumah berbasis pertanian terpadu diharapkan akan terjaganya produktifitas lahan, serta terberdayakannya pemuda di wilayah setempat untuk tetap mengelola lahan pertanian produktif di area Martubung Urban Farming.

Baca Juga:  Bobby Nasution Bantu Penyelesaian Persoalan Retribusi Wisata Air Panas Karo dengan Dua Opsi

Ahmad Nasoha, Corporate Affairs Executive Coca-Cola Amatil Indonesia , mengatakan kegiatan ini merupakan program kolaborasi antara Coca-Cola Amatil Indonesia, Karang Taruna Keurahanl Besar Martubung , Panah Merah dan Khadijah Saraswati Indonesia.

“Disini kami belajar menjalankan program daur ulang dan pemanfaatan ruang terbatas di pekarangan rumah untuk dijadikan ruang tanam dengan berbagai media serta jenis tanaman sayuran dan tanaman hias. Semoga kelak ini akan dapat menjadi lokomotif penggerak ekonomi menuju desa mandiri lestari disekitar pabrik CCAI Medan,” katanya.

Baca Juga:  Terima Aspirasi Pendukung MBG, Bobby Nasution Siap Teruskan Petisi Masyarakat Sumut ke Presiden Prabowo

Ketua Karang Taruna Kota Medan, M Akhirudin Nasution, mengaku bangga melihat kolaborasi positif antara dunia usaha dimana Coca-Cola Amatil Indonesia aktif melakukan pengembangan masyarakat dan pemuda diwilayah Kelurahan Besar Martubung.

Program yang dijalankan dapat mendorong kemandirian peran pemuda , menginspirasi kami dan bahkan dapat menciptakan circular ekonomi melalui kegiatan daur ulang dan berkebun. “Saya meyakini hal ini akan menjadi gerakan yang besar jika jalankan oleh pemuda dan masyarakatnya dengan kesungguhan,” pungkasnya. [KM-03]