MEDAN, KabarMedan.com | Banjir yang merendam ratusan rumah warga di Tebing Tinggi perlahan-lahan mulai surut. Banjir tersebut terjadi akibat curah hujan tinggi yang sebelumnya mengakibatkan Sungai Padang meluap, Selasa (23/11/2021)
Dalam sebulan ini banjir luapan Sungai Pandang sudah beberapa kali terjadi. Ratusan rumah yang terendam banjir tersebar disejumlah kelurahan tepatnya disepanjang aliran Sungai Padang.
Banjir terparah berada di Kelurahan Bandar Utama, Kelurahan Badak bejuang dan Kelurahan Sri Padang, di lokasi tersebut sedikitnya ada sekitar 500 rumah yang terendam banjir dengan ketinggian hingga 80 sentimeter.
Banjir mulai menggenangi di pemukiman sejak Minggu (21/11/2021) dini hari. Meski rumahnya terendam banjir sebagian warga memilih tetap untuk tinggal dirumah.
Menurut salah satu warga, Irwansyah Nasution mengatakan hingga pagi hari ini kondisi banjir sudah mengalami surut.
“Surut ini terjadi tepatnya semalam ketika mau menjelang maghrib, dan sekarang hanya tinggal genangan air. Warga pun telah kembali kerumah masing-masing dan membersihkan rumah dari lumpur akibat banjir.
Sebelumnya, banjir mengalami ketinggian hampir 1 meter di Kota Tebing Tinggi dan peristiwa ini sudah beberapa kali terjadi.
“Banjir ini sudah beberapa kali terjadi, tetapi mungkin untuk ketinggian baru ini yang paling dahsyat untuk tahun 2021, sehingga warga harus mengungsi secara bertahap dari pagi sampai sore hingga malam hari” jelas Irwansyah. [KM-103]














