MEDAN, KabarMedan.com | Wakapolda Sumatera Utara, Brigjen Pol. Mardiaz Kusin Dwihananto menegaskan, kondisi Sumatera Utara, khusunya Kota Medan aman dan kondusif, pasca bom bunuh diri yang terjadi di Mapolrestabes Medan pada Rabu (13/11).
“Sampai dengan saat ini kondisi Sumut khususnya Kota Medan dalam keadaan aman dan kondusif. Namun kepolisian akan tetap melakukan pengawasan dan pengamanan ketat terhadap lingkungan masyarakat yang rawan,” katanya, Kamis (14/11/2019).
Mardiaz dan rombongan juga telah membesuk enam orang yang menjadi korban ledakan yang dirawat di RS Bhayangkara Medan pada Rabu (13/11) malam.
Keenam orang yang menjadi korban adalah Kompol Abdul Mutolib selaku Kasi Propam Polrestabes Medan, Kompol Sarponi selaku Kasubbag Bin Ops Polrestabes Medan, Aipda Deni Hamdani Staf Propam Polrestabes Medan.
Brigadir Juli Chandra Staf Propam Polrestabes Medan, Ikhwan Muliadi (masyarakat yang sedang mengurus SKCK), Richard Purba (PHL Polrestabes Medan).
Mardiaz juga menanyakan apa yang terjadi sebelum peristiwa ledakan tersebut. Dia juga menanyakan luka apa saja yang dialami para korban.
“Kondisi korban juga sudah pulih. Tidak terlalu parah. Masih dilindungi,” katanya.
Mardiaz menambahkan, dalam penanganan di rumah sakit pemerintah akan menanggung semua.
“Ibu Kapolri dan Ibu Kapolda Sumut memberikan perhatian tali asih kepada korban. Informasinya juga para korban yang polri akan diberikan penghargaan, mungkin bisa kenaikan pangkat luar biasa, sekolah,” pungkasnya. [KM-03/05]














