Konsumsi BBM di Sumut Diprediksi Naik 11 Persen Pada Mudik Lebaran

MEDAN, KabarMedan.com | Konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Sumatera Utara pada musim mudik lebaran 2016 diprediksi naik sekitar 11 persen, dengan rata-rata konsumsi harian masyarakat yang mencapai 4.316 kilo liter. Guna mengantisipasi kenaikan itu, Pertamina telah menyiapkan pasokan tambahan untuk BBM jenis Premium di lima terminal bahan bakar minyak (TBBM) di Sumut.

“Kita telah menyiapkan lima terminal, yaitu TBBM Medan Grup, Siantar, Sibolga, Gunung Sitoli dan Kisaran. Kita pastikan stok cukup di tiap-tiap TBBM. Termasuk untuk puncak kenaikan yang diperkirakan akan terjadi pada H-5 lebaran,” kata General Manager PT Pertamina Marketing Operation Region I Sumatera Bagian Utara, Romulo Hutapea, Kamis (23/6/2016).

Konsumsi BBM jenis premium di Sumut berbanding terbalik dengan proyeksi konsumsi BBM jenis solar. Dimana, proyeksi komsumsi BBM jenis solar diprediksi turun sekitar 3 persen pada musim lebaran.

“Untuk Solar justru turun sekira 3 persen dari penyaluran atau konsumsi rata-rata harian yang mencapai 2.390 kilo liter. Konsumsi solar diprediksi akan naik mulai H+2 lebaran, sekira 32 persen atau mencapai 5.697 kilo liter,” jelasnya.

Ia mengaku, persoalan yang saat ini masih dihadapi adalah persoalan distribusi BBM. Untuk itu, Pertamina telah menyiapkan sejumlah skema guna meminimalisir gangguan distribusi.

“Kita sudah membentuk tim satuan tugas (satgas) dan Posko Pemantauan Distribusi BBM mulai tanggal 21 Juni – 21 Juli 2016 di Kantor Pertamina dan lokasi TBBM. Khusus jalur wisata dan jalur mudik kita siagakan SPBU 24 jam serta kantung SPBU, yakni mobil tangki yang disiagakan dan bergerak contraflow saat kemacetan dan kepadatan terjadi di jalur mudik dan wisata,” paparnya.

Pihaknya juga telah menyiagakan tambahan mobil tangki. Dimana, biasanya distribusi BBM dilakukan oleh 144 truk tangki, pada musim lebaran ini akan ada tambahan.

“Truk tangki yang biasanya digunakan untuk mendistribusikan BBM industri, kita alihkan untuk melayani penyaluran distribusi saat lebaran,” pungkas Romulo. [KM-03]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.