MEDAN, KabarMedan.com | Pemerintah Kota Medan mengharapkan Lembaga Pers Mahasiswa menjadi pelopor dalam mengedukasi masyarakat untuk menggunakan ejaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Pasalnya, bahasa merupakan salah satu identitas bangsa yang harus tetap dipergunakan baik dalam tulisan ilmiah, jurnalistik bahkan di dalam percakapan sehari-hari.
Demikiakan dikatakan Wakil Walikota Medan, Akhyar Nasution saat menerima audiensi Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Teropong UMSU di Ruangan Wakil Wali Kota, Jumat (26/10/2018).
“Sekarang ini banyak warga masyarakat terutama generasi muda yang mulai melupakan kaidah Bahasa Indonesia yang baik dan benar, pasalnya semakin banyak juga bahasa-bahasa yang tercipta dari pergaulan kekinian. Bahasa Indonesia merupakan jati diri bangsa, untuk itu kita harus terus pergunakan dalam keadaan apapun, baik dalam karya tulis ilmiah, jurnalistik bahkan jika memungkinkan dalam percakapan sehari-hari. Saya berharap Pers Mahasiswa seperti Teropong UMSU ini dapat menjadi pelopor untuk itu,” katanya.
Ia juga berharap, LPM Teropong juga dapat menjadi corong pembangunan dalam hal mengedukasi masyarakat untuk dapat sama-sama membangun dan menata kota. Pasalnya, tambah Wakil Wali Kota, Pers Mahasiswa adalah wadah yang memiliki potensi dan daya kreatifitas serta inovasi yang tinggi.
“Pers Mahasiswa ini merupakan wahana untuk berkarya bagi mahasiswa yang memiliki jiwa kreatif dan inovatif, untuk itu saya berharap melalui tulisan-tulisan yang diterbitkan, LPM Teropong dapat juga memasukkan unsur edukasi kepada masyarakat agar lebih berperan aktif dalam pembangunan dan penataan kota, salah satunya ajakan-ajakan untuk menjaga kebersihan melalaui gotong-royong dan pengaktifan kembali keamanan lingkungan,” pungkasnya. [KM-03]














