Maisya Jewellery Dukung Industri Perhiasan Nasional

MEDAN, KabarMedan.com | Masyarakat Sumatera Utara khususnya Kota Medan dikenal selalu menjaga penampilan dalam berbagai acara, baik pesta adat, keagamaan, sosial, dan lainnya. Masyarakat yang hadir dalam acara tersebut selalu tampil menarik, khususnya dalam penampilan busana yang dilengkapi aksesoris.

Berdasarkan hal itu, Maisya Jewellery, perusahaan yang bergerak di bidang industri kerajinan, perhiasan, dan aksesoris pria dan wanita memutuskan untuk membuka gallery di Kota Medan yang bernama Maisya Gallery, di Jalan Suryo 9 Medan.

“Medan merupakan gallery kita yang ketiga setelah Jakarta dan Bogor. Maisya Gallery berkantor di Jakarta. Maisya Gallery juga memiliki kantor perwakilan di Singapura dan Hongkong,” kata M Latief, selaku Chief Marketing Officer Maisya Gallery, saat pembukaan Maisya Gallery di Medan, Sabtu (15/10/2016).

Latief menambahkan, Maisya Jewellery yang berdiri sejak tahun 2003 bergerak dalam bidang industri kreatif dan kerajinan, pada awalnya menjadi binaan Departemen Perdagangan, Departemen Perindustrian dan Departemen Perikanan.

Baca Juga:  Program MBG Prabowo Dongkrak Pendapatan Petani Buah di Sergai

“Di Maisya Gallery tersedia aneka perhiasan untuk pria dan wanita seperti berlian dan batu- batu mulia lainnya. Khusus untuk batu- batu mulia sudah dipadukan dengan emas, perak dan lainnya, sehingga penampilannya lebih menarik,” jelasnya.

Ia mengatakan, Maisya Gallery dibuka di Medan, berdasarkan tingginya minat masyarakat dalam memiliki produk lifestyle. “Secara bisnis pembeli di Medan cukup tinggi. Ini merupakan produk asli anak bangsa,” ujarnya.

Sebagai galeri perhiasan, Maisya Gallery juga berfungsi sebagai sarana sosial kemasyarakatan. “Secara berkala kami sering mengadakan seminar seputar perhiasan dari pakar perhiasan internasional. Ada juga peragaan busana dengan memadupadankan aksesoris perhiasan, hingga bagaimana berinvestasi perhiasan, ” ucapnya.

Maisya Gallery telah melakukan apa yang telah menjadi program pemerintahan Jokowi -JK untuk mengedepankan industri kreatif untuk menunjang perekonomian national. Salah satunya dengan mengembangkan penangkaran mutiara di kawasan Indonesia Timur.

Baca Juga:  Program MBG Prabowo Dongkrak Pendapatan Petani Buah di Sergai

“Kami memiliki kawasan pengembangan kerang mutiara. Selanjutnya, mutiara tersebut di desain pengrajin-pengrajin dan finishing-nya berstandar internasional. Mutiara yang dihasilkan pengrajin Maisya Gallery disukai dan digemari masyarakat Jepang dan mancanegara pada umumnya,” ungkap Chief Marketing Officer Maisya Gallery, Jhon Winata.

John mengungkapkan, saat ini tim perancang perhiasan sedang mempersiapkan perhiasan dengan mengambil team adat budaya masyarakat Sumut. “Kandungan lokal menjadi rujukan dalam setiap rancangan perhiasan yang kami produksi saat ini untuk masa depan,” imbuhnya.

Di Maisya Gellery juga menyediakan anek cincin pernikahan dari berbagai perhiasan dan batu mulia lainnya. “Bagi pelanggan juga akan mendapatkan informasi terbaru seputar berinvestasi melalui perhiasan dan batu mulia. Desain perhiasan dari kami sangat anggun dan sifatnya biasa di wariskan ke generasi berikutnya,” pungkasnya. [KM-03]