Massa di Medan Gelar Aksi Teatrikal Dukung Revisi UU KPK

MEDAN, KabarMedan.com |  Massa mengatasnamakan Komite Anti Mafia Politik Anti Korupsi-Masyarakat Adil Sejahtera Republik Indonesia (KAMPAK MAS RI) menggelar aksi di depan gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Rabu (11/9/2019).

Dalam aksinya, massa melakukan teatrikal yang mengilustrasikan betapa rentannya KPK digoda Iblis, sehingga lebih memihak kepada kepentingan orang-orang kaya dan meninggalkan rakyat miskin.

Pimpinan aksi Zulham menilai, petugas KPK bukanlah malaikat sehingga rawan digoda oleh iblis. Hal itu membuat lembaga yang bertugas mengawasi KPK menjadi salah satu kebutuhan yang sifatnya sangat mendesak.

Baca Juga:  Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 KM Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan

“Banyak yang bisa membuat KPK tergoda. KPK bukanlah malaikat sehingga sangat rawan digoda. Situasi seperti inilah perlu ada pihak yang mengawasi KPK,” katanya.

Ia menilai, indikasi mudahnya KPK tergoda kepentingan lain terlihat dari internal KPK sendiri. Dimana, Pernyataan dari pimpinan KPK, Alexander Marwata yang menyebut sudah terjadi ada penyidik yang menolak memberikan berita acara penyidikan kepada pimpinan KPK. Ini membuktikan ada sesuatu yang salah di tubuh KPK.

“Ini menunjukkan telah terjadi pelanggaran disiplin di kalangan pegawai penyidik KPK,” ujarnya.

Baca Juga:  Gubernur Bobby Nasution Dorong Penambahan Event dan Skatepark di Sumut

Ia mengatakan, tindakan pelanggaran disiplin itu mencerminkan pimpinan KPK tidak memiliki wibawa di hadapan pegawainya. Ini membuktikan sistem manajemen kepegawaian, disiplin, profesionalitas dan akuntabilitas KPK patut diragukan.

“Untuk itu kami mendukung revisi UU KPK agar penyidik tidak liar, independen dan tidak bermain politik praktis,” pungkasnya.

Aksi dukungan Revisi UU KPK sebelumnya juga telah dilakukan kelompok mahasiswa dan LSM. Sementara itu ditingkat nasional perdebatan tentang revisi UU KPK masih tetap berlangsung. [KM-03]