MEDAN, KabarMedan.com | Apa jadinya jika sepeda dihias dengan bunga-bunga hidup? Unik, cantik dan menarik dipandang. Begitulah pemandangan yang terlihat di Amaliun Food Court, Medan pada Minggu 30 September 2018.
Semarak bunga menghiasi pagi yang cerah di area pusat kuliner itu. Lomba sepeda hias ini digelar Amaliun Foodcourt, Perwosi dan Pecinta Peduli Bunga Brastagi.
Helmy Adiputra, SAB.MCOMM-Grup Bisnis Development Manager Garuda Madju Cipta Group mengatakan, kegiatan yang memanfaatkan bunga-bunga asal kota turis Brastagi ini, bertujuan untuk mendukung keberadaan bunga lokal yang tak kalah indahnya dengan bunga impor. “Kita harus dukung pemanfaatan bunga lokal ini demi kelangsungan hidup para pengrajinnya,” katanya.
Tanggapan positif datang dari peserta lomba bernama Mila (30). “Kami sangat senang adanya kegiatan ini, karena dapat menjadi wadah merangkai bunga yang diharapkan ke depannya rutin dilaksanakan,” jelasnya.
Acara senam ceria serta Lomba Sepeda Hias ini dihadiri perwakilan Ditlantas, Ketua Perwosi Sumut Jamilah Aziz, unsur Pecinta Peduli Bunga Brastagi Intan Damanik, selaku ketua dan Mei Tresia Sitompul-Sekretaris serta perwakilan Badan Otoritas Danau Toba.
Komunitas Pecinta Peduli Bunga Brastagi terbentuk tahun 2015. Sudah banyak kegiatan dilakukan seperti Festival Merangkai Buah dan Sayur, demo menata meja makan di Taman Simalem Resort. Sementara
Lomba Sepeda Hias ini baru pertama kali diselenggarakan di Medan. Acara juga dimeriahkan tampilan anak-anak sekolah luar biasa (SLB) menortor dan bernyanyi bersama hadirin. [KM-03]















