Moeldoko: Tak Ada Toleransi untuk Aksi Anarkis!

Foto: Ist

JAKARTA, KabarMedan.com | Kepala Staf Kepresidenan RI, Jenderal TNI (purn) Moeldoko secara tegas ikut mengecam aksi pengeroyokan terhadap Ade Armando.

Ade Armando yang merupakan Dosen UI mendapatkan perlakuan tak menyenangkan dari para demonstran.

Moeldoko menyebut aksi pengeroyokan terhadap Ade merupakan tindakan pengecut dan anarkis.

“Saya mengecam tindakan anarkis para pengeroyok terhadap saudara Ade Armando,” tegas Moeldoko, dilansir dari Suara.com, Selasa (12/4/2022).

Baca Juga:  Pegadaian Kembali Raih Best Company to Work For in Asia 2026 untuk Kedelapan Kalinya

Moeldoko mengatakan bahwa pemerintah juga menerima kritik dan masukan dari masyarakat. Kritik tersebut bisa disampaikan melalui berbagai sarana salah satunya unjuk rasa.

Namun, Moeldoko sangat menyayangkan aksi unjuk rasa yang berujung ricuh.

Ia meminta aparat kepolisian untuk segera mencari pelaku dan mengambil tindakan tegas.

Baca Juga:  Pegadaian Kembali Raih Best Company to Work For in Asia 2026 untuk Kedelapan Kalinya

“Cari (pelakunya), temukan dan tindak tegas,” tuturnya.

Moeldoko kembali menegaskan bahwa penyampaian aspirasi merupakan hak setiap warga negara dalam demokrasi.

Akan tetapi, apabila berujung adanya aksi anarkis maka tidak bisa ditoleransi.

Menurut Moeldoko, penyampaian aspirasi yang bersifat anarkis tidak akan menghasilkan apapun.

“Orang Indonesia pasti sudah membedakan antara demokrasi dan anarkitis,” tandasnya.[KM-07]