New Normal Bukan Berarti Bebas, Tapi Ekonomi Berjalan Dengan Memperhatikan Kesehatan dan Keselamatan

SERDANG BEDAGAI,KabarMedan.com | Bupati Serdang Bedagai, Soekirman menegaskan era New Normal ini, jangan diartikan bebas. Namun new normal adalah perekonomian kembali berjalan normal, akan tetapi kesehatan dan keselamatan masyarakat yang paling utama agar jangan sampai banyak jatuh korban akibat Pandemi COVID-19.

Olehkarenanya tetap mematuhi protokol kesehatan sehingga dapat meminimalisir dan mencegah penyebaran COVID-19. Demikian diungkapkannya pada acara Pembagian Bantuan Lauk Pauk Siap Saji (BALASA) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Kemenparekraf), di Pantai Pondok Permai Kecamatan Pantai Cermin, Sabtu, (04/07/2020).

Soekirman mengungkapkan, dalam bidang pariwisata, ada tiga hal penting yang harus diperhatikan pertama transportasi, kedua akomodasi, serta yang ketiga adalah Atraksi.

Dari kesemuanya itu, setiap komponen di dalamnya memerlukan manusia yang menjalankannya, seperti sopir transportasi, pelayan dan koki yang memasak makanan, serta penjual aksesoris ditempat wisata tersebut. Namun dengan adanya pandemi Corona Virus Disease (COVID-19) ini, semuanya terdampak.

Seperti sopir, pelayan dan koki serta penjual aksesoris harus dirumahkan dan tidak berpenghasilan. Untuk itu, Pemerintah Pusat melalui Kemenparekraf memikirkan para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak pandemi COVID-19 tersebut dengan memberikan bantuan, hal ini menunjukkan negara hadir dan memperhatikan masyarakatnya.

“Jangan dihitung apa yang diberikan negara kepadamu, namun hitunglah apa yang telah engkau berikan kepada negaramu. Artinya jika negara mengingat masyarakat, tentu masyarakat juga harus mengingat negara. Antara lain dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan”, ungkapnya.

Kadis Poraparbud Sudarno, melaporkan, kegiatan bertajuk pemberian Bantuan Lauk Pauk Siap Saji (Balasa) dukungan untuk Pekerja Parekraf Terdampak COVID-19 di Provinsi Sumatera Utara Tahun 2020 ini merupakan kerjasama Kemeparekraf Pemprovsu dan Polda Sumut.

“Untuk Kabupaten Sergai sendiri menerima alokasi 623 paket yang akan diserahkan kepada pelaku dan pekerja objek wisata yang ada di Kabupaten Sergai masing-masing berisi beras 5 kg, minyak goreng 2 liter, tepung terigu 1 kg, gula pasir 1 kg, mie telur 2 pcs”, lapornya. [KM-04]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.