Pasca Tanah Longsor, BPBD Deli Serdang Lakukan Pembersihan Material

JAKARTA, KabarMedan.com | Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Deli Serdang melaporkan perkembangan terkini, pasca kejadian tanah longsor yang terjadi di wilayahnya, per Senin (15/11/2021) pukul 20.20 WIB.

Pihaknya melakukan pembersihan material di sejumlah lokasi perumahan warga dan juga wilayah aliran sungai.

Kejadian tanah longsor ini mengakibatkan tumpukan material berupa batang pohon dan lumpur yang menimpa rumah warga.

Selain menyebabkan kerusakan rumah warga, material ini juga menyebabkan penumpukan material pada Daerah Aliran Sungai (DAS).

Pengerahan alat berat dilakukan untuk melakukan pembersihan lumpur. Wilayah seputaran sungai dilakukan pengerukan lumpur pasca tanah longsor, untuk mendapatkan kedalaman sungai yang ideal.

Baca Juga:  Timsel KI Sumut Mulai Verifikasi 112 Berkas Calon Anggota

Hal ini untuk mengantisipasi adanya potensi risiko bahaya apabila hujan redas kembali terjadi.

Dilaporkan sebelumnya, terdapat satu warga meninggal dunia, satu orang luka dan 31 jiwa terdampak akibat kejadian ini.

BPBD Kabupaten Deli Serdang bersama tim gabungan meliputi Kadis PU Deli Serdang, Kecamatan Sibolangit, Kabid Linjamsos Dinsos Deli Serdang, Kades Rumah Kinangkung, Tagana Deli Serdang, Banser Deli Serdang dan masyarakat telah dan terus bergotong royong untuk melakukan penanganan darurat dan memberikan bantuan kepada warga terdampak.

Merujuk informasi dari PVMBG mengenai potensi gerakan tanah di Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara pada bulan November 2021, terdapat dua kecamatan dengan potensi menengah hingga tinggi yakni Kecamatan Bangunpurba dan Kecamatan Biru-Biru.

Baca Juga:  Pegadaian Gelar Kuliah Umum dan Literasi Keuangan di Universitas Satya Terra Bhineka

Lebih lanjut, terdapat tiga kecamatan dengan potensi menengah yaitu Kecamatan Batangkuis, Kecamatan Delitua, dan Kecamatan Galang.

Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito menyampaikan dalam Rakor Antisipasi dan Kesiapsiagaan dalam menghadapi La Nina, ada beberapa langkah dalam upaya mitigasi potensi bencana hidrometeorologi yaitu dengan melakukan penguatan tanggul sungai, pembersihan DAS dan penanaman vegetasi vetiver.

Penanaman vegetasi vetiver seperti akar wangi dapat menjadi salah satu pilihan untuk memperkuat struktur tanah. [KM-07]