Pegadaian Targetkan Penyaluran Kredit Hingga Rp11 Triliun

MEDAN, KabarMedan.com | PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan menargetkan penyaluran kredit di tahun 2018 sebesar Rp 11,052 Trilliun. Ini berlaku pada semua produk (KCA, KRASIDA, RAHN, ARRUM, AMANAH,KREASI, KRESNA, MULIA, TABUNGAN EMAS).

“Pegadaian juga menargetkan jumlah nasabah 798.126 orang, buka rekening tabungan emas 973.164 orang, osl (out standing loan/sisa uang pinjaman Rp 3,235 Trilliun. Dimana osl gadai 2,820 Trilliun dan non gadai Rp 415.461 Trilliun,” kata Humas PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan, Lintong Parulian Panjaitan, Rabu (21/2/2018).

Untuk mengantisipasi hal itu, pihaknya mengadakan literasi ke sekolah-sekolah dari mulai tingkat TK s/d Perguruan Tinggi dan Lembaga2 Pemerintah dan Swasta.

“Pegadaian Medan siapkan dana seberapa besarpun dana yang diminta/dibutuhkan oleh masyarakat untuk proses pencairan kredit semua produk sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh calon nasabah dan nasabah pada saat pengajuan kredit ke Pegadaian,” ujarnya.

Saat ini, para pedagang yang membutuhkan modal kerja dan modal usaha cukup tinggi, guna memenuhi apa yang dibutuhkan untuk pembelian bahan-bahan pokok, dan lainnya.

“Nasabah Pegadaian saat ini, terdiri atas : PNS, BUMN, para Pedagang, Ibu-ibu rumah tangga, para mahasiswa, para supir, para petani dan lain sebagainya,” ungkapnya.

LIntong menjelaskan, setiap cabang maupun unit banyak dipenuhi oleh para calon nasabah dan nasabah yang datang menggadaikan emas perhiasan, jaminan bpkbnya maupun pengajuan kredit emas mulia, pengajuan kredit ultra mikro (pinjaman dari Rp 5 juta s/d Rp 10 juta) dan lainnya di dalam memenuhi kebutuhan modal kerja dan modal usahanya. Permintaan modal kerja ini cukup meningkat dalam setiap bulannya dari setiap cabang maupun unit, bila dilihat dari permintaan modal kerja oleh cabang-cabang ke kantor wilayah.

Pegadaian saat ini, sedang gencar-gencarnya di dalam memasarkan kredit ultra mikro pinjaman yang berkisar dari Rp 5 juta s/d Rp 10 juta) ke setiap pedagang, nelayan dan lainnya mengingat bunganya relatif rendah dan prosesnya mudah. Disamping itu, kredit emas memasarkan ke setiap lembaga/instansi pemerintah dan swasta dan ibu-ibu arisan maupun pengajian.

“Di Pegadaian saat ini sudah boleh menerima iuran BPJS dari masyarakat, serta untuk pembayaran listrik maupun token, iuran telepon, pulsa, tiket kereta, pengiriman uang (western union), kredit ultra mikro, kredit fidusia, iuran televisi, kredit program kemitraan dan bina lingkungan, kredit amanah untuk kredit kepemilikan kendaraan bermotor,” pungkasnya. [KM-03]