Pemerintah Tanggung Biaya Pengobatan Korban Ledakan Bom Bunuh Diri

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi memimpin aksi penggalangan dana untuk pengungsi korban kerusuhan di Wamena, Kamis (3/10/2019). (Foto: Humas Pemprov Sumut)

MEDAN, KabarMedan.com | Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengatakan, pemerintah akan menanggung semua biaya pengobatan korban ledakan bom bunuh diri, yang terjadi di Mapolrestabes Medan, Rabu pagi (13/11/2019).

“Tentang biaya pengobatan, pasti ditanggung oleh pemerintah. Inikan perbuatan yang salah tadi itu. Pemerintah yang bertanggung jawab,” kata Edy.

Edy mengaku, telah berkoordinasi dengan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto untuk meningkatkan pengamanan. Selain itu, ia juga meminta masyarakat tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat yang berwenang terkait peristiwa itu.

Baca Juga:  Gubernur Bobby Nasution Dorong Penambahan Event dan Skatepark di Sumut

“Warga Sumatera Utara diharap tetap tenang. Berikan masukan kepada kepolisian. Doakan bahwa kita akan selesaikan ini,” ujarnya.

Edy mengaku prihatin dengan peristiwa ini. Menurutnya, hal tersebut merupakan tindakan yang tidak bertanggungjawab dan sangat meresahkan masyarakat.

“Intinya (peristiwa ini=red) membuat orang itu resah, rakyat itu resah, merugikan rakyat ini semua,” jelasnya.

Baca Juga:  Bobby Nasution Pastikan Perbaikan Jalan Perintis Kemerdekaan, Pelaku UMKM Galang Optimistis Ekonomi Bangkit

Tentang pemulihan kondisi keamanan pasca ledakan bom, Edy meminta masyarakat untuk percaya dan menyerahkan seluruhnya kepada pemimpinnya dan aparat yang berwenang.

“Pemulihannya kembalikan kepercayaan rakyat kepada pemimpinnya. Pemimpinnya salah satunya adalah saya,” pungkasnya. [KM-03]