MEDAN, KabarMedan.com | Para personil Brimob Polda Sumut diminta untuk terus meningkatkan profesionalitas kerjanya. Pasalnya, tugas Brimob ke depan sangatlah berat. Apalagi, dalam waktu dekat akan diadakan Pilkada serentak di Indonesia.
“Kinerja Brimob Polda Sumut harus dapat dirasakan masyarakat. Dalam hal Pilkada, Brimob juga harus bersinergi bersama TNI untuk sama-sama menjaga kondusifitas di Sumatera Utara,” kata Kapolda Sumut, Irjen Pol Ngadino, usai memimpin jalannya perayaan HUT Brimob ke-70 di Mako Brimob, di Jalan KH Wahid Hasyim, Sabtu (14/11/2015).
Tak hanya itu, kata Ngadino, personil Brimob juga diminta untuk turut membantu dalam memerantas tindak kejahatan, seperti perampokan yang kerap terjadi di Sumatera Utara.
“Semuanya sudah kita antisipasi dan menurunkan personil Brimob untuk turut serta memberantas aksi kejahatan jalanan. Poldasu juga telah berkoordinasi dengan TNI dalam meMberantas aksi kejahatan jalanan ini,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi tindakan aksi kejahatan jalanan, kata Ngadino, tim Brimob akan di-ploting di beberapa tempat yang disinyalir rawan aksi kejahatan.
“Nanti akan kita ploting. Sekarang sudah jalan. Brimob sudah turun, termasuk Sabhara yang biasa di kantor, kita perintahkan untuk turun langsung,” ungkapnya.
Dalam HUT Brimob ke-70 ini, pasukan dari Tim Bravo dan Tim Alfa Brimob Polda Sumut memperlihatkan kebolehan mereka dalam membebaskan sandera.
Dalam simulasi tersebut, sejumlah personil Brimob membebaskan Ketua KPU yang disandera orang tak dikenal (OTK). Aksi yang berlangsung selama satu jam, diwarnai dengan meledakkan bom yang dilakukan oleh penjinakan bom.
Tak hanya itu, personil Brimob Polda Sumut juga melakukan atraksi terjun payung. Hal ini sendiri membuat masyarakat yang melihat langsung terpukau. [KM-03]














