PLN Dorong Wisata di Nias

NIAS, KabarMedan.com | PT PLN (Persero) mendorong pengembangan sektor kepariwisataan di Kepulauan Nias.

Hal ini ditandai denga peresmian pengoperasian fasilitas Pusat Informasi (Information Center) untuk wisatawan, di Desa Bawomataluo, Selasa (6/11/2018).

Direktur Bisnis PLN Regional Sumatera, Wiluyo Kusdwiharto, mengatakan PLN melalui Unit Induk Wilayah (UIW) Sumut akan menjadikan Desa Mawomataluo sebagai destinasi pariwisata andalan di Nias.

“Melalui program PLN Peduli, PLN memberikan bantuan berupa pembangunan Information Center untuk turis dan penataan tampilan desa dengan membangun dan merapikan tempat penjemuran,” katanya.

Dalam program ini, PLN secara menyerahkan Rp265 juta. Penyerahan dilakukan Wiluyo, didampingi General Manager PLN UIW Sumut, Feby Joko Priharto.

Wiluyo menyampaikan, dirinya kagum dengan keindahan Desa Bawomataluo dan memiliki tarian sambutan yang luar biasa, tidak kalah dari Bali atau Toraja. Bahkan, ia meyakini desa ini sangat berpotensi menjadi destinasi andalan nasional.

“Kita berharap masyarakat bisa lebih berdaya dengan bantuan yang diberikan PLN, dan mampu menampilkan beragam keindahan, sehingga bisa menghadirkan lebih banyak turis ke Desa Bawomatoluo,” jelasnya.

Kepala Desa Bawo Mataluo, Hans Martin Wau mengatakan, masyarakat berterimakasih kepada PLN atas bantuan yang diberikan.

Baca Juga:  Toba Caldera Culture Festival 2026 Hadirkan Kompetisi Paduan Suara Internasional

“Sejak 3 bulan dibangunnya Information Center ini kemudian dimanfaatkan, turis yang datang semakin bertambah,” cetusnya.

Pada bulan pertama, kata Hans, kunjungan turis mencapai lebih dari 1.000 orang dan bulan berikutnya melonjak mencapai 1.700 wisatawan. Bulan selanjutnya sempat mengalami penurunan menjadi 1.200 orang karena cuaca yang kurang baik.

“Sebelum ada Information Center ini, turis yang datang hanya sekitar 200 pengunjung per bulan. Atau sekitar 2.000 per tahun,” akunya.

Pada 18 September 2018, PLN juga telah memberikan dorongan untuk pengembangan wisata Nias, melalui program Bina Lingkungan ke Museum Pusaka Nias di Kota Gunung Sitoli.

General Manager PT PLN (Persero) UIW Sumut Feby Joko Priharto, ini menjadi dorongan untuk membantu mempersiapkan Museum Nias, menjadi salah satu destinasi wisata di Pulau Nias yang ikonik.

Museum yang terletak di tepi pantai tersebut merupakan satu-satunya museum yang memiliki 6.000 artefak dan fauna endemik Nias.

Selain itu, museum ini juga memiliki penginapan berkapasitas total 30 orang dengan bentuk rumah adat yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang lain berstandar hotel.

Baca Juga:  Gubernur Bobby Nasution Siap Jembatani Aspirasi Ojol ke DPR RI Asal Sumut

“Demi mendukung perkembangan Museum Nias, PLN melalui Bina Lingkungannya memberikan bantuan senilai Rp141.500.000,” imbuhnya.

Nilai bantuan tersebut berupa perlengkapan elektronik yang diyakini dapat meningkatkan standar kualitas museum agar lebih mumpuni dalam operasional sehari-hari. Seperti CCTV dengan layar monitor 40 inchi, komputer dan laptop, handy talkie, juga alat-alat kebersihan lainnya.

PLN juga akan memberikan pelatihan manajemen keuangan serta pemasaran untuk mempromosikan Museum Pusaka Nias sebagai salah satu destinasi wisata.

Pelatihan ini juga sekaligus mendukung Museum Pusaka Nias dalam pengembangan seni tradisional dan budaya.

Wiluyo berharap masyarakat Nias bekerjasama dalam kegiatan pemeliharaan jaringan listrik, seperti perampalan pohon, agar aliran ke Desa Bawomataluo tetap terjaga.

“Kami bersama Bupati Nias, baru saja meresmikan transmisi 70KV, yang akan mengirimkan aliran listrik dari Gunung Sitoli, menuju Teluk Dalam dengan optima. Jadi, masyarakat Teluk Dalam, termasuk Desa Bawomataluo, akan mendapatkan aliran listrik yang lebih handal,” paparnya. [KM-03]