Presiden Jokowi Didesak Sanksi Menteri yang ‘Mempelopori’ Isu 3 Periode

Foto: Ist

JAKARTA, KabarMedan.com | Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda Pusat, Tumpal Panggabean menanggapi aksi demo terkait penolakan penundaan pemilu dan presiden 3 periode.

Ia mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengevaluasi para menterinya terkait isu yang menghebohkan publik. Mengingat isu 3 periode itu datang dari menteri Jokowi.

Oleh karena itu, Tumpal mendesak Jokowi untuk memberikan sanksi kepada ‘pelopor’ isu tersebut.

Baca Juga:  Pegadaian Kembali Raih Best Company to Work For in Asia 2026 untuk Kedelapan Kalinya

“Presiden Jokowi harus memberi sanksi yang membuat keonaran, menteri-menteri yang memancing soal perpanjangan tiga periode,” ucap Tumpal, dilansir dari Suara.com, Selasa (12/4/2022).

Tidak hanya itu, Tumpal juga meminta agar Jokowi mengevaluasi Luhut Binsar Panjaitan.

“Presiden juga harus mengevaluasi Luhut yang menyebut mempunyai big data rakyat Indonesia yang menginginkan tiga periode,” tambahnya.

Tumpal mengatakan, aksi demo yang dilakukan mahasiswa merupakan representasi keresahan masyarakat.

Baca Juga:  Pegadaian Kembali Raih Best Company to Work For in Asia 2026 untuk Kedelapan Kalinya

Tuntutan dari mahasiswa tersebut harusnya direspon oleh pemerintah.

“Terkait demo hari ini, adik-adik mahasiswa adalah sesuatu yang sangat wajar, karena memang keresahan mahasiswa itu adalah keresahan masyarakat. Jadi pemerintah jangan alergi terhadap aksi hari ini, pemerintah justru harus meresponnya dengan mengevaluasi dan mengintrospeksi kinerja mereka (menteri-menteri),” tandasnya. [KM-07]