Ribuan Anak Muda Antusias Ikuti Gerakan Nasional 1000 Startup Digital Medan

Pembukaan kegiatan igniton Gerakan Nasional 1000 Startup Digital Medan, di gedung Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia, Sabtu (31/8/2019)/foto: ist.

MEDAN, KabarMedan.com | Keberadaan generasi muda yang handal dalam bidang digital tentu akan menjadi stimulus dalam upaya peningkatan skala indeks pembangunan manusia.

Oleh karenanya, optimalisasi potensi generasi muda serta membangun iklim kewirausahaan di bidang digital menjadi lebih baik, akan memberi manfaat yang luar biasa di masa mendatang.

“Industri ekonomi kreatif digital kini menjadi salah satu penunjang dalam keberhasilan program pembangunan pemerintah dan membawa Indonesia dikenal dan mampu bersaing di kancah persaingan global. Hal ini tentunya berkat peran serta generasi muda yang inovatif dan kreatif dengan memanfaatkan teknologi digital,” kata Sekretaris Daerah Kota Medan, Wiriya Alrahman, dalam pembukaan kegiatan Gerakan Nasional 1000 Startup Digital, di gedung Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia, Sabtu (31/8/2019).

Menurutnya, kemampuan para pelaku startup dapat lebih di optimalkan, dengan dukungan pemerintah yang ikut terlibat dalam pengembangan bisnis tersebut.

Dengan begitu, nantinya Indonesia akan menjadi produsen bidang digital yang unggul dan mumpuni, termasuk Kota Medan sebagai kota metropolitan terbesar ketiga di Indonesia.

“Kita tentu menyambut baik kehadiran startup yang notabene para generasi muda kreatif. Hal ini tentu membanggakan bagi Indonesia terlebih Kota Medan karena memiliki anak muda yang kreatif dalam hal digital. Apa lagi kreatifitas dan inovasi tersebut dapat memberi manfaat besar bagi masyarakat tidak hanya untuk saat ini tapi juga dalam jangka waktu yang panjang,” ungkapnya.

Baca Juga:  Konferensi “Alumni United” Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan Amerika Serikat

Selain Medan, Gerakan Nasional 1000 Startup Digital ini akan dilaksanakan di 9 kota lainnya yakni Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Malang, Bali, Makassar dan Pontianak.

Nantinya para peserta akan mengikuti serangkaian kegiatan dalam pematangan konsep yang berfokus pada bidang agrikultur, pendidikan, kesehatan, pariwisata, logistik, fintech dan entertainment.

Menurut Koordinator Gerakan Nasional 1000 Startup Digital Medan, Imam Akbar, ditargetkan kegiatan ini dapat menciptakan 1000 perusahaan baru dengan total valuasi bisnis senilai USD10 miliar pada tahun 2020. Untuk Kota Medan, Imam mengklaim, jumlah peserta yang mendaftar mencapai 1100 orang.

“Gerakan Nasional 1000 Startup Digital merupakan langkah awal bagi kita untuk menciptakan masa depan ekonomi digital Indonesia yang akan mengubah nasib bangsa. Gerakan ini ingin menciptakan 1000 perusahaan rintisan berbasis digital yang akan mentransformasi Indonesia menjadi negara maju dengan anak muda sebagai motor penggeraknya,” beber Imam.

Imam menjelaskan, langkah pertama Gerakan Nasional 1000 Startup Digital dimulai dari ignition, yaitu seminar untuk memaparkan permasalahan utama yang ada di Indonesia, dipaparkan oleh para pelaku yang ada di industri tersebut, yang siap untuk dibantu pecahkan dengan solusi digital.

Baca Juga:  Konferensi “Alumni United” Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan Amerika Serikat

Kemudian, dari peserta ignition tersebut akan di jaring peserta yang layak untuk melanjutkan ke tahap kedua, yaitu networking.

Dimana peserta diarahkan untuk saling memperkuat hubungan dengan membentuk sebuah tim apabila belum tergabung dalam tim, serta untuk diberikan pengetahuan dasar sebelum memasuki tahapan yang ketiga, yaitu workshop.

Pada sesi workshop, peserta diberikan pembekalan keahlian yang mereka butuhkan dalam membuat sebuah startup digital, mulai dari validasi ide, validasi market, serta model bisnis.

Berbekal ilmu dari workshop tersebut, peserta akan melanjutkan ke tahap yang keempat yaitu hackathon untuk menghasilkan prototype produk dari ide solusi aplikasi.

“Pada tahap akhir, 500 peserta akan memasuki tahap kelima yaitu bootcamp, yang merupakan sesi mentoring mendalam untuk menyiapkan strategi peluncuran produk. Kemudian 200 peserta terpilih akan di inkubasi selama kurang lebih 3 bulan di setiap kota per tahun, sehingga dalam lima tahun akan tercipta 1000 startup digital,” pungkas Imam. [KM-01]