MEDAN, KabarMedan.com | Seorang kakek ditemukan tergeletak selama empat hari di halte Tomang Elok, Jalan Gatot Subroto, Medan.
Saat ditemukan kondisi sang kakek sangat memprihatinkan. Tak ada identitas yang ditemukan darinya. Saat ini kakek tersebut dirawat di RSUD Pirngadi Medan.
“Awalnya kami bawa ke RS Advent dan sempat dapat penanganan pada Kamis 10 Oktober 2019. Sekarang dirawat di RS Pirngadi,” kata relawan dari Respek Peduli, Icha, Sabtu (12/10/2019).
Ia mengaku, sempat terjadi penolakan karena pihak Dinsos tidak membawa surat pemberitahuan ke RSUD Pirngadi.
Namun, pihak rumah sakit akhirnya menerima kakek tersebut setelah dilakukan komunikasi. Sang kakek pun dirawat di ruang kelas tiga rumah sakit tersebut. Pihak relawan juga turut mendampingi kakek itu di rumah sakit.
“Saat itu kakek demam tinggi dan beberapa kali kejang. Aku koordinasi ke teman dan akhirnya dibantu pakai uang donasi,” ujarnya.
Dari hasilĀ rontgen diketahui ada masalah pada tulang belakang kakek tersebut. Namun, penanganan kakek itu terkendala karena pihak RS meminta menyelesaikan administrasi.
Sementara itu, Kadis Sosial Pemko Medan Endar Sutan Lubis menjamin penanganan medis terhadap Kakek tersebut.
“Saya sudah tahu soal itu. Dia (kakek-red) kami daftarkan sebagai unregister. Nanti rumah sakit kirim surat sama kami, kirim rekomendasi bahwa ada orang tabrak lari masuk unregister. Begitu SOP-nya. Saya jamin nggak bayar itu (penanganan medis), ditangani itu,” jelasnya.
Ia mengatakan, penanganan kakek itu dipastikan tuntas hari Senin 14 Oktober 2019.
“Yang jelas Senin tuntas itu. Nanti ada anggota ke sana, saya jamin itu. Karena belum ada suratnya, jadi SOP rumah sakit harus dibikin dulu pasien umum,” pungkasnya. [KM-03]














