MEDAN, KabarMedan.com | PT Toba Pulp Lestari, Tbk membina 290 petani kopi dari 17 Desa yang ada di sekitar lokasi pabrik dan areal kebun.
Pembinaan dilakukan melihat ekonomi petani kopi yang masih belum baik, karena tidak memahami penanaman, perawatan, panen dan pascapanen tanaman kopi.
“Dengan adanya pembinaan yang dilakukan perlahan produksi dan kualitas kopi petani semakin baik,” kata Komisaris Independent Toba Pulp Lestari, Togu Manurung di Parmaksian, Toba Samosir, Jumat (23/8/2019).
Ia mengatakan, pembinaan dilakukan dengan pelatihan budi daya kopi yang bekerja sama dengan Pusat Penelitian Kakao & Kopi Jember. “Kita berharap, dengan adanya pembinaan ini kedepannya memberi kesejahteraan petani kopi,” ujarnya.
Community Development Officer Pondok Bina Tani Toba Pulp, Suarno Simatupang mengatakan, pembinaan terhadap petani kopi telah membuahkan hasil. Dimana, mereka mulai sadar melakukan panen buah kopi yang sudah benar-benar matang.
“Saat ini green bean kopi biji (kopi mentah) petani ditampung atau dibeli Toba Pulp. Ke depan penjualan green bean kopi petani akan bekerja sama dengan pedagang besar di Tele,” pungkasnya. [KM-03]














