Walhi Sumut: Semua Kasus Walhi Ditangani Golfrid

MEDAN, KabarMedan.com | Terhitung sejak tahun 2016 hingga menghembuskan nafas terakhirnya, Golfrid Siregar adalah orang penting di Wahana Lingkungan Hidup Sumatera Utara (Walhi Sumut).

Betapa tidak, hampir semua kasus yang ditangani Walhi, Golfrid punya andil besar dalam penanganan kasus hukumnya.

Direktur Wahana Lingkungan Hidup Sumatera Utara (Walhi Sumut) Dana Prima Tarigan di lokasi olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Underpas Titi Kuning, Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor mengatakannya kepada wartawan, Rabu sore (9/10/2019).

Semua kasus Walhi, mulai dari pembalakan liar di Karo, pencemaran di Batu Bara, pabrik di Simalungun yang sudah ditutup, PLTA Batang Toru yang izin lingkungan digugat serta pemalsuan amdal, ditangani oleh Golfrid.

Baca Juga:  Bobby Nasution Dukung Penataan Kota dan Penguatan Pelayanan Publik di Tanjungbalai

“Ini semua kasus-kasus yang ditangani Walhi Sumut, kajiannya dibuat Golfrid. Sampai ia hembuskan nafas terakhir semua kasus Walhi ia yang ditangani,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Senin malam (7/10/2019) jenazah Golfrid dibawa ke RR Bhayangkara Medan setelah sebelumnya sudah tiba di rumah keluarganya di Kecamatan TIga Dolok, Kabupaten Simalungun dari Rumah Sakit Adam Malik.

Di rumah sakit tersebut, polisi melakukan autopsi terhadap jenazah Golfrid. Dana mengatakan, pihaknya belum mengetahui hasil autopsi. Pihaknya dalam hal ini ingin mengetahui hasil autopsi dan memintya agar segra diumumkan.

“Ini olah TKP kita juga belum dapat secara komprehensif apa hasilnya. Kita masih tetap merasa bahwa ada keganjilan dan ini harus diungkap secara transparan meninggalnya Golfrid. Apalagi identitas korban, dompet, cincin, laptop dan HP hilang,” jelasnya.

Baca Juga:  Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 KM Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan

Dikatakannya, pihaknya akan tetap terus menginventarisir dan mengambil data-data apa, untuk kasus yang ditangani Walhi atau kasus yang ditangani personal oleh Golfrid.

“Kita akan cari tahu semua sambil menunggu hasil yang akan dipaparkan oleh kepolisian. Kasus ini harus diungkap terang benderang agar tidak memunculkan persepsi publik yang macam-macam dan liar. Walhi akan compare apa yang mereka tracking dan apa yang akan dipaparkan oleh kepolisian,” katanya. [KM-05]