Wali Kota Medan Buka Diklat Kepemimpinan Tingkat IV

MEDAN, KabarMedan.com | Wali Kota Medan, H.T Dzulmi Eldin diwakili Asisten Adminitrasi Umum, Ikhwan Habibi Daulay membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan XVIII di lingkungan Pemko Medan Tahun 2018, Selasa (11/7/2018).

Kegiatan yang difasilitasi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provsu ini berlangsung 9 Juli hingga 24 Oktober 2018.

Wali Kota Medan, H.T Dzulmi Eldin diwakili Asisten Adminitrasi Umum, Ikhwan Habibi Daulay mengatakan, penyelenggaraan diklat ini memungkinkan peserta mampu menerapkan kompetensi yang dimiikinya.

“Dalam diklat ini peserta dituntut menunjukkan kinerja dengan merancang dan memimpin suatu perubahan di unit kerjanya hingga membuahkan hasil signifikan,” katanya.

Baca Juga:  Bobby Nasution Larang ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Gunakan Vape

Para peserta yang telah diberi kepercayaan jabatan struktural dapat benar-benar menjalani fungsinya dan memiliki kemampuan serta kompetensi, bukan hanya secara teknis, namun juga dalam kepemimpinan operasional.

“Saudara adalah manajer, pimpinan di lingkup kerja, harus mampu berkolaborasi, berpikir kreatif, inovatif, memanfaatkan teknologi, sekaligus mengayomi bawahan,” ujarnya.

Kabid Pengembangan SDM Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangn SDM Kota Medan, Adrian Saleh mengaku, kegiatan ini diikuti 30 peserta yang menduduki jabatan struktural Eselon V. Tujuannya adalah agar membentuk kompetensi peserta dalam melaksanakan tugas dan fungsi kepemerintahan di instansi masing-masing.

Baca Juga:  Terima Aspirasi Pendukung MBG, Bobby Nasution Siap Teruskan Petisi Masyarakat Sumut ke Presiden Prabowo

Melalui Diklat ini para peserta diharapkan mampu membangun karakter dan sikap perilaku integritas sesuai dengan peraturan perundangan, dan kemampuan untuk menjunjung tinggi etika publik, tata nilai, norma, moralitas, dan bertanggung jawab memimpin unit instansinya.

Peserta juga dilatih merencanakan kegiatan di instansinya, berkolaborasi secara internal dan eksternal dalam mengelola tugas organisasi ke arah efektivitas dan efisiensi.

“Peserta juga akan dilatih berinovasi agar kegiatan efektif dan efisien serta mengoptimalkan seluruh potensi sumber daya internal dan eksternal dalam implementasi kegiatan instansinya,” pungkasnya. [KM-03]