Warga Keracunan, Polisi Lakukan Olah TKP Kebocoran Gas di Mandailing Natal

Foto: Ist

MANDAILING NATAL, KabarMedan.com | Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan saat ini petugas gabungan masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kebocoran gas di Mandailing Natal (Madina).

“Dua tim dari Labfor dan Krimum sudah diturunkan untuk cek TKP,” ujarnya, Senin (25/4/2022).

Hadi mengungkap penyebab kebocoran gas tersebut juga masih diselidiki. Petugas pun telah melakukan evakuasi terhadap 21 korban keracunan gas yang saat ini berada dalam penanganan medis.

Baca Juga:  Lansia 79 Tahun Tewas Usai Jadi Korban Tabrak Lari di Sergai

Sebelumnya, puluhan warga di kawasan Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara dilarikan ke rumah sakit karena mengalami keracunan pada Minggu (24/4/2022) kemarin.

Kapolres Madina AKBP HM Reza Chairul Tanjung mengatakan, saat ini sebanyak 21 orang warga telah menjadi korban.

Warga yang keracunan diduga terhirup gas hidrosulfat (H2S) dari lokasi Wellpad Tenggo milik PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP). Kejadian itu kemudian menimbulkan menimbulkan gejala mual dan muntah-muntah.

Baca Juga:  Polsek Dolok Masihul Ringkus Dua Pelaku Spesialis Pembobol Rumah Warga

“21 warga yang jadi korban sudah dilarikan ke rumah sakit di Panyabungan,” ujarnya, Senin (25/4/2022).

Diketahui, kebocoran gas milik PT SMGP itu bahkan ikut menyeburkan lumpur hingga ketinggian lebih kurang 30 meter. [KM-06]

Berkomentarlah secara bijaksana, komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator.

Please enter your comment!
Please enter your name here