MEDAN, KabarMedan.com | YBM BRI Kanwil Medan kembali melaunching Program Peningkatan Keterampilan Usaha Rakyat (PKUR), pada unit usaha budidaya kentang dan makanan keliling.
Kegiatan ini digelar di Kantor Urusan Agama, Kecamatan Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan pada Sabtu 27 Oktober 2018.
Acara itu di hadiri Ustdz Syawaluddin Lubis selaku ulama dan tokoh Masyarakat Dolok Sanggul, Jon Eriadi pelaksana Harian YBM BRI Medan, dan Suyatno pendamping program dan pengurus/anggota dua kelompok penerima PKUR tersebut.
Tiurma Lumban Gaul, mewakili Kelompok tani penerima bantuan program, mengucapakan terimakasih yg sebesar-besarnya kepada YBM BRI atas bantuan yg telah di berikan.
“Selama ini YBM BRI cukup perhatian sama kami khususnya yang mualaf. Selama ini kami di bina ustadz Suyatno yang merupakan da’i YBM BRI. Sekarang anggota kami dibantu modal usaha yang memang sangat kami butuhkan,” katanya.
Ustadz Syawaluddin Lubis, dalam memberikan apresiasi YBM BRI karena telah memberikan perhatian kepada umat muslim di daerah minoritas, seperti di Dolok Sanggul ini.
“Sepengetahuan kami YBM BRI Kanwil Medan telah membantu sarana MCK rumah ibadah, mempasilitasi da’i, bantuan kepada mualaf, dan hari ini bantuan modal usaha,” ungkapnya.
Jon Eriadi yang mewakili YBM BRI Kanwil Medan, mengatakan program ini bersumber dari dana zakat pegawai BRI beragama muslim di seluruh Indonesia.
Zakat tersebut dihimpun di dalam Lembaga Amil Zakat YBM BRI, dan di salurkan kepada mustahik dalam bentuk program pemberdayaan ekonomi.
“Hal ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi umat, menumbuhkan kemandirian, hingga tercapainya kesejahteraan bagi penerima manfaat,” jelasnya.
Penerima manfaat terdiri dari kelompok tani budidaya kentang Desa Sihite II dengan jumlah anggota sebanyak 10 orang, dan kelompok usaha aneka makanan keliling dengan 10 orang anggota se- Kecamatan Dolok Sanggul. [KM-03]














