Ledakan di Fountain Cafe Ramayana Plaza Berasal dari Gas Bocor

MEDAN, KabarMedan.com | Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Martuani Sormin mengatakan, ledakan yang terjadi Ramayana Plaza diduga akibat dari kelalaian kerja.

Hal ini dikatakan Martuani saat meninjau lokasi ledakan di pusat perbelanjaan yang berada di Jalan Sisingamangajara, Medan tersebut, Rabu (25/3/2020).

“Peristiwa ini kita anggap sebagai kecelakaan kerja. Yang kita pastikan apakah ledakan ini murni karena kelalaian atau ada penyebab lain,” katanya.

Martuani menjelaskan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan sesuai dari laporan forensik ditemukan bahwa ada kompor yang bocor.

Baca Juga:  Resmi Dilantik, Pengurus GP Ansor Sergai 2025-2029 Berkomitmen Atasi Masalah Sosial dan Narkoba

“Tim forensik menduga ledakan akibat akumulasi gas yang sudah bocor. Jadi ketika diaktifkan meledak. Tim menilai tidak ada api. Dugaan sementara karena saklar listrik diaktifkan,” ungkapnya.

Pihak kepolisian akan memintai keterangan terhadap pengelola yang bertanggung jawab atas bangunan tersebut.

Diberitakan, ledakan diduga berasal dari tabung gas di salah satu cafe yang ada di Ramayana Plaza. Akibatnya, sebagian dari bangunan depan Ramayana Plaza rusak.

Baca Juga:  SW Polisikan Mantan Pacar Diduga Sebarkan Video Syur Tanpa Izin

“Objek yang terdampak salah satu tempat makan Fountain Cafe,” kata Manager Pusdalops-PB Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, Nurly.

Dua orang warga dikabarkan dilarikan ke rumah sakit karena terluka saat peristiwa ledakan itu terjadi. Namun, ia tidak merinci apakah kedua korban merupakan karyawan atau pengunjung.

“Persentase kerusakan 60 persen. 2 orang korban luka ringan dan sudah ditangani tim medis,” pungkasnya. [KM-03]