MEDAN, KabarMedan.com | Tiga karyawan bangunan Vihara di Komplek CBD Polonia yang mengalami kecelakaan akibat patahnya penyangga bangunan masih belum sadarkan diri, Kamis (4/6/2015). Ketiganya masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Mitra Sejati.
“Tiga karyawan masih belum sadarkan diri dan masih di ruang IGD,” kata seorang pekerja, Mantri.
Ia mengungkapkan, runtuhnya bangunan dilantai III yang sedang dalam pengerjaan itu dipicu skafolding yang tidak kokoh.
“Soalnya di bagian belakang itu kayu penyangga (peranca) skafoldingnya dari bambu, langsung menyokong dari dasar hingga lantai III. Sementara sudah puluhan truk semen cor masuk ke sini,” sebutnya.
Meski sebagian lantai III runtuh, sebagian pekerja tetap berlanjut dan sebagian lagi dipulangkan.
Sementara itu, pengawas bangunan di Komplek CBD Polonia, Toni, mengatakan telah membawa korban luka ke rumah sakit untuk diobati.
“Sudah kita bawa ke rumah sakit. Ada sekitar 10 orang pekerja yang mengalami luka. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” katanya.
Ia mengatakan, akan membiayai perobatan pekerja yang mengalami luka hingga sembuh.
“Akan kita biayai sampai sembuh dan akan kita pekerjakan kembali. Kita tidak ingin sebenarnya kejadian seperti ini, namun sudah naas,” pungkasnya. [KM-03]














