MEDAN, KabarMedan.com | Covid-19 yang saat ini menjadi pandemi dan masalah secara internasional menjadi bahasan yang tak habis untuk dibicarakan. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, virus ini pertama kali dilaporkan pada Desember tahun 2019 lalu dan memiliki penyebaran yang cepat.
Dilansir dari website resmi Kementrian Kesehatan, Covid-19 dapat menyebabkan gejala ringan hingga berat. Sekitar 80% ditandai dengan gejala ringan seperti pilek, sakit tenggorokan, batuk dan demam. Akan tetapi, 1 dari setiap 5 orang berkemungkinan menderita gejala yang parah seperti pneumonia atau kesulitas dalam bernafas. Biasanya, gejala tersebut akan muncul secara bertahap.
Orang-orang dengan imunitas yang rendah, berusia lanjut dan orang-orang yang sedang berada pada kondisi medis tertentu dikatakan sangat rentan untuk terkena virus corona.
Sementara pengujian vaksi untuk virus ini masih terus berlanjut, sejumlah protokol kesehatan secara nyata mampu menekan angka infeksi jika dipatuhi.
Memakai masker serta menjaga jarak adalah upaya untuk menghindarkan kita dari penyebaran virus melalui droplet atau tetesan kecil dari hidung atau mulut saat batuk, bersin, atau berbicara. Sementara mencuci tangan dapat melindungi kita dari virus yang ada di benda yang sudah terkontaminasi oleh droplet sebelum menyentuh mata, hidung atau mulut. Protokol kesehatan juga mewajibkan masyarakat mencuci tangan dengan teratur menggunakan sabun dan air mengalir atau membersihkannya dengan cairan alkohol.
“Protokol kesehatan itu tetap harus, sebelum ada vaksin ya itu aja dulu. Kalau semua melakukan protokol kesehatan, kita bisa terus menekannya,” ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Medan, Mardohar Tambunan, Sabtu (31/10/2020). [KM-06]














