Ketua DPRD Sergai Bersama Korwil Rumah Sandiaga Uno Indonesia Kunjungi Kampung Budaya Banjar

SERDANG BEDAGAI, KabarMedan.com | Ketua DPRD Sergai dr. M. Riski Ramadhan Hasibuan mendampingi Koordinator Wilayah Rumah Sandiaga Uno Indonesia mengunjungi Kampung Budaya Banjar di Desa Lubuk Cemara Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara, Senin (08/03/2021).

Ketua DPRD Sergai beserta perwakilan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI disambut dengan tarian khas Budaya Banjar dan masyarakat Banjar yang menggunakan batik sasirangan khas Banjar.

Koordinator Wilayah Rumah Sandiaga Uno Indonesia, Dani Sutarjo menerangkan, dirinya mewakili Menteri Sandiaga Uno ditugaskan untuk mengunjungi Kampung Budaya yang ada di Kabupaten Sergai ini.

“Mudah-mudahan jika program yang digagas oleh Ketua DPRD Sergai ini berjalan dengan lancar dan sesuai perencanaan, Bapak Sandiaga Uno sendiri akan datang ke kampung budaya”ujarnya.

Baca Juga:  Bupati Bersama Sejumlah Pejabat Sergai Kunjungi Kemenpan-RB Koordinasi Implementasi SAKIP

Sementara itu, Ketua DPRD kab. Sergai dr. M. Riski Ramadhan Hasibuan, menuturkan kebudayaan adalah salah satu harta bangsa, makanyasebagai pewarisnya sudah seharusnya untuk tetap melestarikan kebudayaan itu.

“Seperti yang ada di Desa Lubuk Cemara ini kita masih bisa melihat rumah adat suku Banjar yang dibangun pada tahun sebelum negara kita merdeka yaitu tahun 1940. Dimana bangunan tersebut masih kokoh berdiri, makanya saya berpesan kepada pemerintahan desa agar dapat memperbaiki dan menjaga keaslian rumah budaya Banjar ini”ungkap politisi muda asal Gerindra itu.

Baca Juga:  Idul Adha 1447 Hijriah, Pemkab Sergai Salurkan Qurban 173 Ekor Lembu dan 3 Ekor Kambing

Selain itu kata dr Riski, sesuai program Menteri Sandiaga Uno yakni “Geber (Gerak Bersama), Gercep (Gerak Cepat) dan Gaspol (menggarap semua potensi yang ada). Olehkarenanya Pemerintah daerah khususnya DPRD Kabupaten Sergai akan berupaya semaksimal mungkin untuk membangkitkan pariwisata dan kebudayaan yang masih kental di Tanah Bertuah Negeri Beradat ini.

“Karena jika kampung Budaya ini terlaksana sesuai dengan apa yang direncanakan maka sudah dipastikan ekonomi lokal akan meningkat pesat dengan banyaknya kedatangan tamu dari luar daerah, yang mana kediaman- kediaman masyarakat sekitar akan di jadikan Homestay atau sebagai tempat penginapan para wisata yang datang,”tandasnya.[KM-04]