Dosen UINSU : Buku Reset Indonesia untuk Bahan Pencerahan Bagi Mahasiswa

Prof. Dr. Mesiono, S.Ag, M.Pd (Dekan Fakultas Ilmu Sosial UINSU) (kanan) saat menerima buku Reset Indonesia dari Reviza Putra Syarif, S.Sos, M.I.Kom (Dosen Ilmu Komunikasi UINSU).(Foto: KM07)

MEDAN, KabarMedan | Dosen Ilmu Komunikasi UINSU (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara) yang juga salah satu Direksi dari PT Indata Komunika Cemerlang, Reviza Putra Syarif S.Sos, M.I.Kom memberikan hadiah berupa buku Reset Indonesia kepada Dekan Fakultas Ilmu Sosial UINSU dan Wakil Dekan 1 Fakultas Ilmu Sosial,Senin (04/05/2026).

Pemberian buku ini menurut pria yang akrab disapa Reviza itu dikarenakan Reset Indonesia dinilai sangat mencerahkan untuk semua kalangan masyarakat termasuk pengajar yaitu guru dan dosen. “Saya sudah baca dan bukunya sangat bagus sekali, dan saya yakin buku ini akan membuka pikiran kita tentang beberapa persoalan di Indonesia dan juga saran atas solusi yang harusnya dilakukan,” jelas Reviza kepada KabarMedan.

Alasan pemberian buku ini adalah menyebarkan pemikiran kritis yang seharusnya dimiliki oleh seluruh lapisan masyarakat khususnya mahasiswa melalui staf pengajar. Sehingga, para mahasiswa paham dengan situasi dan kondisi negara yang seharusnya ideal untuk warganya.

Reviza mencontohkan, misalnya dari Bab Pertama saja, pembaca sudah disuguhkan mengenai air minum yang seharusnya bisa diminum langsung dari sumbernya yaitu sungai, apabila pemerintah dan masyarakat sama-sama menjaga kebersihan lingkungannya. Namun, naas nya sekarang bahkan untuk mengonsumsi air putih saja, masyarakat harus membeli.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Sosial UINSU, Prof. Dr. Mesiono, S.Ag, M.Pd mengaku sangat berterima kasih atas pemberian buku Reset Indonesia. Pasalnya, selama ini ia sudah banyak mendengar review mengenai buku tersebut. Akan tetapi memang belum berkesempatan memilikinya. Ia berjanji akan membaca tuntas isi buku Reset Indonesia itu dan akan mengaplikasikannya kepada mahasiswa dan orang-orang yang perlu pencerahan.

“Saya sudah dengar lama mengenai buku ini, tapi kan ga dijual di toko buku besar dan pemesanan melalui online. Jadi belum memilikinya. Nah sekarang saya sudah punya dan tentunya akan saya baca dan saya aplikasikan ke mahasiswa saya dan orang-orang sekitar saya,” katanya.

Dra. Retno Sayekti, MLIS ( Wk. Dekan. 1 Fakultas Ilmu Sosial UINSU) saat menerima buku Reset Indonesia. (Foto: KM07)

Selain itu, Wakil Dekan 1 Fakultas Ilmu Sosial UINSU yaitu Dra. Retno Sayekti, MLIS yang juga mendapatkan buku ini mengaku sudah mengagumi sosol para penulis Reset Indonesia. Bahkan, ia juga mengaku sudah menonton beberapa video dari Indonesia Baru yang merupakan karya dokumentasi luar biasa mengenai isu-isu persoalan di Indonesia.

Ia juga mengaku memahami bahwa buku Reset Indonesia merupakan hasil perjalanan empat orang jurnalis dari empat generasi yang mereka lihat, dengar dan rasakan selama perjalanan mengelilingi beberapa tempat di Indonesia, “Saya suka sekali buku ini. Dan alhamdulilah hari ini pak Reviza kasih buku ini ke saya. Terima kasih banyak,” ujarnya.

Kedua Akademisi ini juga mengajak seluruh mahasiswa, pengajar dan masyarakat untuk membaca buku ini. Pasalnya, buku ini sangat bagus sebagai bahan untuk mencerdaskan bangsa dan menambah khasanah literasi masyarakat di Indonesia. [KM-07]