Dosen UMSU Tewas Akibat Digorok Leher Dan Dipotong Urat Nadinya

MEDAN, KabarMedan.com | Usai membunuh dosen Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Hj Nur’ain Lubis (63) didalam toilet FKIP, pelaku RS sempat kabur dalam keadaan basah kuyup. Pelaku bahkan sempat berkilah bajunya basah kuyup akibat keran air bocor.

“Saya dengar ada suara jeritan perempuan, lalu saya sampai ke gedung Fakultas Ekonomi, disitu toilet terkunci. Ada tiga cleaning service namun mereka tidak berani masuk,” kata saksi mata yang merupakan penjaga gedung Fakultas Ekonomi UMSU, bernama Syarif (54), Senin (2/5/2016).

Baca Juga:  Prajurit TNI Gugur di Lebanon Akan Dimakamkan Secara Militer di TMP Lubuk Pakam

Syarif lalu memberanikan diri mendobrak pintu toilet tersebut. Di dalam toilet dia mendapati pelaku RS dalam kondisi basah kuyup.

“RS basah seperti memasukkan sesuatu ke celananya. Tapi nggak tahu masukkan apa. Waktu ditanya ia bilang keran bocor, dan langsung lari dia,” sebut Syarif.

Melihat RS kabur, ia langsung mengejarnya, dan spontan meneriaki pelaku sebagai pemerkosa. Pelaku RS lalu kabur ke toilet Fakultas Ekonomi. Seorang dosen yang ada di luar toilet menunjukkan keberadaannya kepada orang-orang yang mengejar. Sementara korban Hj Nur’ain Lubis langsung dilarikan ke RS Imelda Pekerja Merdeka, di Jalan Bilal.

Baca Juga:  Emosi Keluarga Meledak Saat Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Nenek di Sergai

“Saya ikut mengangkatnya. Sepertinya lehernya digorok. Di lengan bagian nadinya juga dipotong sampai dalam kali,” jelas salah seorang satpam UMSU, bernama Suryati.

Saat dibawa ke Rumah Sakit Imelda, Hj Nur’ain Lubis masih bernyawa. Namun dia tidak mampu bertahan. “Korban Hj Nur’ain Lubis meninggal saat di rumah sakit,” kata Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Aldy Subartono. [KM-03]