Tiga Bayi Korban Trafficking Diserahkan ke Dinsosnaker Medan

Ilustrasi

MEDAN, KabarMedan.com | Tiga dari empat bayi korban trafficking yang selama ini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Pirngadi diserahkan ke Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Medan.

Penyerahan bayi korban trafficking itu dihadiri Muslim (Ketua Pokja Pengaduan dan Fasilitas Pelayanan KPAID Sumut), Widya (Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumut), serta Ranap Sitanggang (Pusat Kajian Perlindungan Anak).

“Selama dirawat di rumah sakit, keempat bayi ini diberikan pelayanan kesehatan sesuai dengan aturan dengan kapasitas layanan yang ada di RSUD Pirngadi. Tiga bayi sudah diserahkan kepada Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Medan,” kata Dirut RSUD Pirngadi, Edwin Effendi, Kamis (12/1/2016).

Baca Juga:  Sehari Empat Kecelakaan Terjadi di Sergai, Tiga Luka dan Dua Patah Kaki

Sementara, lanjut Edwin, satu bayi lagi masih dirawat di ruang anak RSUD Pirngadi karena kekurangan gizi. “Bayi tersebut masih menggunakan NGT untuk makan,” ujarnya.

Edwin mengatakan, bahwa pelayanan yang diberikan untuk bayi tersebut merupakan masalah sosial. Untuk itu, penanganannya juga dilakukan dengan sosial.

Baca Juga:  Resmi Dilantik, Pengurus GP Ansor Sergai 2025-2029 Berkomitmen Atasi Masalah Sosial dan Narkoba

“Penanganan masalah sosial dilakukan dengan kebijakan kita untuk membantu. Banyak juga masyarakat yang datang untuk membantu bayi itu. Ada yang datang memberikan pakaian dan lain lain,” ungkapnya.

Sementara itu, pihak PKPA dan KPAID Sumut mengaku akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Mereka juga mengapresiasi pihak rumah sakit yang sudah merawat bayi tersebut. [KM-03]