Solidaritas Angkutan Transportasi Umum Gelar Aksi Selama Tiga Hari

MEDAN,KabarMedan.com | Massa yang tergabung dalam Solidaritas Angkutan Transportasi Umum (SATU) kembali akan menggelar aksi unjuk rasa, pada Senin 20 Maret 2017.

Aksi susulan terkait keberadaan transportasi berbasis aplikasi online di Kota Medan ini akan berlangsung selama tiga hari, yaitu mulai Senin (20/11/2017) hingga Rabu (22/3/2017). Aksi itu akan digelar di beberapa titik, yaitu Kantor Walikota Medan, Kantor DPRD, Dinas Perhubungan, Polsek Medan Baru dan Kantor transportasi berbasis aplikasi online.

“Ada sekitar 10 ribu orang yang akan turun dalam aksi tersebut. Kita juga mengundang para sopir angkot untuk turun bersama kita melakukan aksi,” kata Ketua Umum Solidaritas Angkutan Transportasi Umum (SATU) Sumatera Utara, Johan Merdeka melalui selulernya, Minggu (19/3/2017) malam.

Baca Juga:  Resmi Dilantik, Pengurus GP Ansor Sergai 2025-2029 Berkomitmen Atasi Masalah Sosial dan Narkoba

Johan mengatakan, jumlah massa yang akan melakukan aksi meningkat dari jumlah sebelumnya yang mencapai 3000 orang. “Tiap pangkalan berencana akan turun ke jalan. Pemberitahuannya sudah kami sampaikan ke teman-teman yang lain,” ujar Johan.

Adapun yang menjadi tuntutan masa tidak berubah dari aksi sebelumnya, yaitu meminta Pemerintah untuk segera menutup transportasi berbasis online.

Baca Juga:  Sehari Empat Kecelakaan Terjadi di Sergai, Tiga Luka dan Dua Patah Kaki

“Di Polsek Medan Baru kita meminta rekan kita pengemudi betor yang ditahan segera dibebaskan. Ini sesuai dengan perjanjian dalam pertemuan yang digelar beberapa waktu lalu. Namun, kenyataannya sampai sekarang rekan kita tidak juga dibebaskan,” jelasnya.

Jika pengemudi betor yang ditahan tidak juga dibebaskan, kata Johan, pihaknya meminta Kapolda Sumut untuk mencobot Kapolrestabes dari jabatannya.

“Dalam hal ini kita juga menilai Pemerintah tidak tegas mengambil sikap untuk segera menutup transportasi berbasis online tersebut,” pungkasnya. [KM-03]