MEDAN, KabarMedan.com | Pasca ditikam oleh pelaku pembunuhan, kondisi Kapolsek Parongil, Polres Dairi, Sumatera Utara, AKP Sayuti Malik mulai membaik. Ia kini dirawat di rumah sakit Murni Teguh, Jalan Jawa, Medan Timur.
Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Agus Andrianto didampingi Kabid Humas Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja dan pejabat utama lainnya menjenguk
korban.
Kedatangan Agus untuk memastikan kondisi Sayuti, dan mendapatkan perawatan yang baik dari dokter. Selain itu, untuk memberikan semangat kepada Sayuti agar lekas sembuh dan dapat bertugas kembali.
“Alhamdulillah kondisinya mulai membaik. Tadi kita ngobrol dan bercanda serta mendalami kronologis kejadian itu. Sayuti mendapat luka tikaman saat menjalankan tugas. Saya mendoakan agar beliau lekas sembuh dan dapat beraktifitas kembali,” kata Agus.
Agus menghimbau, seluruh anggota Polri dijajaran Polda Sumut untuk lebih berhati hati dalam menjalankan tugas.”
Diberitakan, pembunuhan terjadi di Dusun Lae Sulfi, Desa Lae Ambat, Kecamatan Silima Pungga Pungga, Kabupaten Dairi, Rabu (24/10/2018). Selain membunuh pelaku juga menikam dada dan lengan Kapolsek Parongil, Polres Dairi, AKP Sayuti Malik saat hendak ditangkap.
Kejadian berawal saat pelaku Pirhot Nababan (43) mendatangi korban Rimson Sitorus (46) yang tak lain adalah tetangganya. Korban lalu bertanya kepada pelaku “Apakah ada gas di warung kita.”Firhot menjawab ada”. Korban menyuruh anaknya membeli gas ke warung milik Firhot.
Tiba-tiba pelaku menikam leher korban. Saksi yang melihat mencoba melerai, namun pelaku balik menyerang. Saksi kemudian menyelamatkan diri ke perladangan.
Kejadian itu dilaporkan kepada kepala desa dan Polsek Parongil. Kapolsek Parongil AKP Sayuti Malik bersama personelnya turun ke lokasi, dan melihat pelaku di depan rumahnya sambil memegang pisau panjang dan belati. Sayuti meminta Rismon untuk menyerahkan diri, namun permintaan itu tidak dituruti.
Tembakan peringatan diberikan. Pelaku melemparkan pisau panjangnya. Pelaku mendekati personel, Kapolsek mundur dan terjatuh. Saat itu juga pelaku menikam kapolsek pada bagian dada sebelah kiri dan lengan kiri dengan pisau yang masih dipegang oleh tersangka.
Melihat Sayuti ditikam, masyarakat spontan menyergap Rismon. Warga yang emosi juga menghakimi pelaku. Sayuti dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Pelaku yang ditangkap juga dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Petugas memeriksa tempat kejadian perkara (TKP) dan mendapati tubuh korban tergeletak tanpa kepala di depan rumahnya. Kepalanya ditemukan sekitar 40 meter dari tubuhnya. Jasad korban selanjutnya dievakuasi ke rumah sakit. [KM-03]














