Ini Kata Pihak GO-JEK Soal Unjuk Rasa Para Driver

MEDAN, KabarMedan.com | Ratusan driver ojek online menggelar unjuk rasa di kantor GO-JEK Medan, di komplek CBD Polonia, Medan, Kamis (22/11/2018). Unjuk rasa yang dilakukan driver untuk memprotes kebijakan manajemen GO-JEK.

Manajemen GO-JEK pun memberikan pernyataan terkait permintaan banding massal yang disuarakan mitra driver di Medan, Sumatera Utara.

Teuku Parvinanda Head of Regional Corporate Affairs-Sumatera mengatakan, perlu dipahami bahwa dalam menjalankan layanannya GO-JEK memiliki tiga pilar perilaku yang harus dijaga, yaitu Sopan, Aman dan Jujur.

Baca Juga:  Sehari Empat Kecelakaan Terjadi di Sergai, Tiga Luka dan Dua Patah Kaki

“Dalam hal terjadinya pelanggaran, kami juga senantiasa terbuka memberikan ruang bagi mitra untuk melakukan verifikasi ulang,” katanya.

Manajemen GO-JEK juga telah menyambut perwakilan komunitas mitra driver untuk melakukan diskusi. Dalam diskusi tersebut disampaikan bahwa saat ini GO-JEK sedang memprioritaskan perbaikkan kebijakan suspensi, dengan melibatkan lebih dari 3000 komunitas mitra driver.

“Tujuan kami adalah terbentuk definisi pelanggaran yang bertingkat, mudah dipahami, dan tentunya terkomunikasikan dengan baik,” ujarnya.

Pihaknya juga mengklarifikasi mengenai Ibu Dewi Fatrayani yang sempat viral di media sosial, dan bersimpati atas situasi yang dialami Dewi.

Baca Juga:  Positif Gunakan Narkotika, 27 Orang Pengunjung Hiburan Malam di Sergai Diamankan

“Untuk itu kami dengan serius dan seksama mempelajari kasus beliau. Sangat kami sayangkan, bahwa kami menemukan data-data yang dengan gamblang membuktikan bahwa telah terjadi praktik kecurangan yang dilakukan beliau secara berulang,” jelasnya.

“Untuk kasus ini, kami harus bertindak sesuai dengan SOP demi memelihara keberlangsungan bisnis, dan rasa adil antara sesama mitra yang juga sama-sama mencari rezeki melalui aplikasi kami,” pungkasnya. [KM-03]