SERGAI,KabarMedan.com | Kejari Serdang Bedagai (Sergai) melaunching pelayanan Gojek Saksi (GO-SAK), untuk menjemput saksi dalam persidangan tanpa dipungut biaya apapun.
Program ini merupakan yang pertama di Indonesia dan diharapkan dapat berjalan optimal serta berkembang dengan baik di Kabupaten Sergai.
“GO-SAK ini wujud untuk melaksanakan pelayanan kepada masyarakat sehinggga peradilan berlajan lanjar dan cepat”, kata Kajari Sergai, Jabal Nur pada launching layanan tersebut di Kantor Kejari Sergai Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah, Kamis (04/04/2019).
Menurut Dia, program ini merupakan implementasi dari hasil rapat seluruh elemen yang ada di Kejari Sergai yang menginginkan pelayanan berjalan dengan optimal.
Ia juga memohon dukungan kepada seluruh element masyarakat di Sergai agar aplikasi ini dapat berjalan dengan baik, dengan zona pelayanan sementara GO-SAK ini di Kecamatan Sei Rampah, Sei Bamban dan Teluk Mengkudu dengan jumlah driver 10 dan kendaraan 4 unit
Bupati Sergai Ir. H. Soekirman yang hadir pada Launching GO-SAK tersebut memberikan apresiasi atas terobosan yang dilakukan Kejari Sergai ini. Ia berharap layanan tersebut dapat terus berkembang serta dapat dirasakan langsung masyarakat manfaatnya.
“Semoga semakin berkembang dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat untuk memajukan Kabupaten ini. Selain itu dengan sudah dibangunnya gedung Kejari, kamk harapkan dapat menambah semangat dan motifasi kerja seluruh element yang ada di Kejari Sergai dan dapat melayani masyarakat dengan sebaik baikanya”, pungkas Bupati.
Sementara itu Kajatisu, Fahruddin Siregar mengungkapkan bahwa tugas jaksa adalah untuk meringankan langkah saksi dengan memberikan pelayanan yang baik dan bukan malah sebaliknya.
Dengan adanya program ini, Ia berharap dapat semakin berkembang dengan pesat lagi tidak berhenti sampai disini saja, sehingga masyarakat dapat merasakan kenyamanan saat berada di Kejari Sergai ini.
Dan untuk para Jaksa Ia mengingatkan agar dapat membersihkan diri dari tindakan korupsi yang dimulai dari diri sendiri baru berdampak kepada lingkungan sekitar.
“Kita harus membersihakan diri dari tindakan korupsi dan dimulai dari diri kita sendiri. Dengan dibagunnya gedung ini diharapkan dapat dirawat dengan baik agar maayarakat yang datang merasakan kenyamanan dan jangan berhenti sampai disini dan pikirkan apa yang diperlukan masyarakat”, tandasnya.[KM-04]














