KabarMedan.com | Seorang penumpang pesawat menolak mematikan rokok, dan malah melakukan kekerasan sesaat sebelum pesawat lepas landas.
Dilansir dari laman Express, penumpang pesawat tersebut diketahui tengah naik maskapai Aeroflot dari Rusia. Saat itu, pria yang ternyata dalam keadaan mabuk tetap merokok meski pesawat sudah akan lepas landas.
Mendapati penumpangnya merokok, pramugari yang bertugas lekas menghampiri dan memintanya untuk mematikan rokok. Bukannya merespons dengan baik, penumpang ini justru marah dan melakukan kekerasan.
Salah seorang sumber polisi menyatakan, “Dia mendorong pramugari ke dalam kokpit, lalu memukul kapten dan kopilot.”
Akibat ulahnya sang pramugari diketahui mengalami patah kaki. Tak hanya itu saja, penumpang bermasalah ini juga mengancam pramugara yang berusaha membantu dan mengatakan bahwa dia akan “memukul wajahnya”.
Pria ini juga dilaporkan menyerang polisi yang datang ke lokasi kejadian untuk menangkapnya. Saat mabuk tersebut, penumpang ini dianggap melanggar tata tertib penumpang di pesawat. Selain di-blacklist oleh maskapai Aeroflot, penumpang pesawat itu menghadapi ancaman 6 tahun penjara akibat perbuatannya. [KM-03]














