MEDAN, KabarMedan.com | Petugas Polsek Air Batu, Polres Asahan menangkap dua pelaku pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Jalan Lintas Sumatera Medan- Rantau Prapat, tepatnya di depan rumah makan Garut, di Dusun III Desa Air Teluk Hessa, Kecamatan Aur Batu, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Sabtu (6/7/2019).
Kedua pelaku Rudi Oloan (31) warga Dusun I, Desa Sipaku Area, Kecamatan Simpang Empat, Asahan dan Herman Syahputra (33) warga Dusun I Desa Hessa Perlompongan, Asahan ditembak kakinya.
Kapolsek Air Batu, Iptu Rianto mengatakan, peristiwa berawal saat korban Indri Susanti (38) warga Dusun III, Desa Rawang Pasar IV, Kecamatan Panca Arga, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara bersama suaminya dengan mengendarai mobil melintas di lokasi. Saat itu tas berisi uang Rp 2,6 juta diletakkan di dasboard mobil dalam keadaan kaca terbuka.
“Saat bersamaan kedua pelaku yang mengendarai sepeda motor datang dan merampas tas korban. Selanjutnya, pelaku tancap gas melarikan diri,” katanya.
Namun, pelarian pelaku terhenti saat melihat adanya razia polisi. Korban dan suaminya yang melakukan pengejaran langsung memepet sepeda motor pelaku, dan melemparkan tang ke arah pelaku.
“Pelaku Rudi lalu diamankan warga. Sementara pelaku Herman melarikan diri sambil membawa tas berisi uang yang dicurinya,” ujarnya.
Personil polsek Air Batu turun ke lokasi kejadian dan berhasil menangkap pelaku Herman yang bersembunyi di areal kebun kepala sawit milik masyarakat.
Saat diinterogasi pelaku Herman tidak mengakui mencuri tas korban. “Petugas pun melakukan pencarian dan menemukan barang bukti di semak-semak,” ungkapnya.
Pelaku mengaku telah lima kali melakukan aksinya di lokasi berbeda. “Saat dilakukan pengembangan pelaku berusaha melarikan diri, sehingga petugas kita memberikan tindakan tegas terukur dengan memembak kaki pelaku,” jelasnya.
Dari pelaku disita barang bukti 1 tang, 1 unit sepeda motor Yamaha Scorpio BK 3121 VAS dan tas berisi uang Rp2.6 juta. “Saat ini kedua pelaku masih dalam pemeriksaan petugas,” pungkasnya. [KM-03]














