Abang Kandung Wakil Ketua Komisi III DPR RI Dijambret di Medan

Ilustrasi

MEDAN, KabarMedan.com | Sumihar Panjaitan (60), warga asal Jakarta mengalami peristiwa naas. Abang kandung dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Trimedya Panjaitan, dari Partai Demokarsi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini dijambret saat turun dari becak motor didepan Stasiun Kereta Api Medan, Jalan Stasiun, Minggu (19/4/2015) sore.

Informasi yang dihimpun, kejadian ini berawal saat korban usai makan bersama dengan adiknya Trimedya Panjaitan di Rumah Makan yang berada di Jalan S Parman. Usai menyantap makanan, selanjutnya korban bersama istri dan anaknya menumpang becak motor untuk pergi ke Stasiun Kereta Api Medan untuk menuju Bandara KNIA.

Apes, saat turun dari becak motor didepan Stasiun KA, tas koper yang berisikan baju, uang, dan perhiasan dibawa kabur kawanan penjambret.

Baca Juga:  Positif Gunakan Narkotika, 27 Orang Pengunjung Hiburan Malam di Sergai Diamankan

“Kejadiannya pas turun dari betor bang. Korban mau pulang ke Jakarta dengan menggunakan pesawat Garuda pada pukul 17.00 sore ini. Makanya ke stasiun mau naik Kereta Api Railink Jurusan Stasiun KA – Bandara Kualanamu,” jelas sopir TrImedya, yang enggan menyebutkan namanya saat mendatangi Polsek Medan Baru bersama majikannya.

Ia mengaku, kehadiran abang kandung Trimedya ini untuk menghadiri acara keluarga di Kota Medan.

“Kemarin acaranya bang, dan inilah mau pulang lagi bapak itu ke Jakarta. Dari keterangan pembawa betor, pelakunya dua orang,” jelasnya.

Baca Juga:  Polres Sergai Amankan 58 Orang Selama Operasi Antik 2026

Kapolsek Medan Barat, Kompol Siswandi, saat dikonfirmasi mengaku pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“Masih kita lidik,” ujarnya singkat.

Pantauan di Polsek Medan Barat, terlihat Waksat Reskrim Polresta Medan, AKP Ziliwu, dan personilnya turun ke Polsek Medan Barat.

Selang setengah jam di Polsek Medan Barat, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Trimedya Panjaitan, yang hendak dikonfirmasi mengenai kejadian yang menimpa abangnya enggan berkomentar dan berlalu pergi masuk ke dalam mobil Mistubishi BK 1075 KJ.

Begitu juga dengan korban bersama istri dan anaknya yang dikonfirmasi enggan memberikan komentar yang dialaminya dan berlalu pergi masuk ke dalam mobil Honda BK 69 WS. [KM-03]