Medan, KabarMedan.com | Konferensi mengenai teknologi blockchain di BlockJakarta, 9 Mei 2018 lalu menjadi momen penting bagi negara ini untuk memperkenalkan blockchain kepada khalayak. Sebab penerapan blockchain akan berdampak besar pada efisiensi dan keamanan data di era Internet of Things (IoT) saat ini. Dalam acara itu hadir para pakar blockchain dari berbagai negara mendiskusikan bagaimana blockchain mampu berfaedah bagi dunia, termasuk beragam isu yang sedang dihadapi saat ini..
Business Director Achain Dane Elliot turut berbicara di acara itu, tentang bagaimana pendekatan Achain sebagai penyedia teknologi blockchain untuk mengatasi isu skalabilitas blockchain saat ini. Menurut Elliot Skalabilitas ini sangat penting, karena menyangkut kecepatan transaksi, pengolahan data serta keamanan jaringan. Skalabilitas juga akan memengaruhi adopsi blockchain ke pasar yang lebih besar.
“Saya yakin teknologi Achain adalah jawaban dari sekian banyak pertanyaan tentang cara mengatasi masalah skalabilitas blockchain. Dengan Achain kami percaya semua aplikasi desentralistik (Decentralize App/DApp) yang berjalan di blockchain Achain mampu bergerak membangun blockchain mereka masing-masing (sub-chain). Namun semua itu adalah sebagai kesatuan sistem dengan blockchain publik Achain sendiri. Sub-chain ini sangat penting, karena menyangkut kebutuhan pengembang aplikasi yang berbeda-beda,” kata Elliot.
Pada acara itu Dane Elliot hadir bersama pembicara lainnya, Constantin Papadimitriou President Pundi X, Danny Baskara Founder dan CEO Vexanium serta Oscar Darmawan CEO dan Co-Founder of Indodax.com. Sebagai catatan penting, 7 Mei 2018 lalu, Achain (ACT) berhasil menduduki peringkat pertama dalam mekanisme voting agar dapat listing di digital asset marketplace Indodax.com. Marketplace itu adalah yang terbesar di Asia Tenggara dengan pengguna terdaftar mencapai lebih dari 1 juta orang.
Saat ini Achain masuk di Galaxy, tahapan kedua dalam pengembangan platform-nya. Langkah ini kelak akan memudahkan pengguna memanfaatkan blockchain Achain, mulai dari aspek kecepatan dan uji coba aplikasi. Saat ini terdapat lebih dari 50 DApp dan 120 smart contract yang berjalan di Achain, termasuk Vexanium yang saat ini sedang melalukan penawaran koin perdana kepada publik. [KM-02]














