Baru Ambil Uang Rp 100 Juta, Periansah Nyaris Dirampok Dengan Senpi di Labuhan Batu

KABAR MEDAN | Aksi perampokan bersenjata api terjadi Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di Desa Perbaungan, Bilah Hulu, Labuhan Batu, Sumut. Satu dari empat pelaku ditangkap bersama 3 pucuk senjata api dan amunisi. “Berdasarkan laporan yang kita terima, perampokan terjadi kemarin sekitar pukul 15.45 WIB,” jelas Kabid Humas Polda Sumut, AKBP Helfi Assegaf, di Medan, Selasa (30/9/2014).

Dikatakannya, perampokan ini dialami Periansah Nasution alias Ali (38), warga Desa Pekan Tolan, Kampung Rakyat, Labuhan Batu Selatan. Saat kejadian, dia dalam perjalanan pulang setelah mengambil uang Rp 100 juta dari Bank Mandiri Rantau Prapat, Labuhan Batu.

Baca Juga:  Dosen USI: Penambahan Usia Pensiun Polisi 60 Tahun Wujudkan Polisi Humanis

Saat mobil Periansah melintas di Jalinsum di Desa Perbaungan, empat pelaku mengendarai 2 unit sepeda motor memepetnya. “Mereka memerintahkan korban berhenti sambil melepaskan tembakan berulang kali,” jelasnya.

Periansah tidak begitu saja menyerah. Dia menabrakkan mobilnya ke sepeda motor pelaku. Pelaku sempat terjatuh, sehingga Periansah mampu melarikan diri dan melapor ke Polsek Tolan.

Petugas yang mendapat informasi itu langsung terjun ke lokasi dan melakukan penyisiran dan mengetahui jika 2 pelaku melarikan diri ke arah Kampung Rakyat dan 2 lainnya ke arah Aek Nabara.

Setelah pengejaran, seorang pelaku ditangkap di kawasan Kampung Rakyat. Dari pemeriksaan yang dilakukan, tersangka diketahui bernama M Rudianto alias Ali (35). Dia merupakan sopir truk dan beralamat di Dusun Tanjung Mulia, Desa Kalul, Tamiang Hulu, Aceh Tamiang, Aceh.

Baca Juga:  Rektor UMTS Dukung Usia Pensiun Polisi Jadi 60 Tahun

“Dari tangan tersangka petugas mengamankan barang bukti berupa 1 pucuk pistol, 2 magazen, 12 butir peluru, 1 pucuk revolver rakitan, 8 butir amunisi, 1 pucuk senjata rakitan laras panjang dengann 18 butir amunisi AK,” jelasnya.

Dikatakannya, saat ini polisiĀ  mengembangkan kasus perampokan ini. “Tiga pelaku lainnya masih dalam pengejaran. Kita mengidentifikasi ketiganya atas nama Juan, Anto, dan Agus,” pungkasnya. [KM-03]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.