Bawa Sabu, Feri Diamankan Saat Razia Gabungan di Depan Taman Makam Pahlawan Medan

KABAR MEDAN | Tim Gabungan Poldasu dan Polsek Medan Kota meringkus Feri Chandra Saragih (30), saat digelarnya razia di Jalan Sisingamangaraja, tepatnya didepan Taman Makam Pahlawan, Selasa (23/9/2014).

Pasalnya, warga asal Dolok Masihul, Kabupaten Simalungun kedapatan membawa 2,5 ons sabu-sabu yang didapat dari kantong celananya. Selanjutnya, kurir sabu ini diamankan dan dibawa ke Poldasu guna pemeriksaan lebih lanjut.

Di Poldasu, Feri mengaku awalnya menginap disalah satu wisma di Jalan HM Joni, Kecamatan Medan Kota. Tiba-tiba, ia dihubungi oleh Wahyu Tanjung. Selanjutnya, ia disuruh menjumpai Salman warga Aceh di Kampung Kubur untuk membawa sabu-sabu seberat 2,5 ons ke Dolok Masihul.

Baca Juga:  Siap-siap!! Mulai Januari 2024, Pemko Medan Berlakukan Denda 10 Juta dan Kurungan 3 Bulan Bagi Warga yang Buang Sampah Sembarangan

“Saya disuruh Wahyu Tanjung untuk membawa sabu-sabu ini dan mengantarkannya ke Dolok
Masihul,” ujarnya.

Selanjutnya, ia pun mendatangi Kampung Kubur dan menjumpai Salman. Setelah dirinya berbincang dengan Salman dan mengajaknya ke Dolok Masihul atas perintah Wahyu Tanjung, ternyata Salman menolak dan tidak ingin ikut ke tempat tersebut. Kemudian Salman memberikan sabu-sabu tersebut kepada Feri dan langsung meninggalkannya.

Dengan mengendarai sepeda motor, pelaku langsung pergi ke arah Dolok Masihul. Namun, saat melewati Jalan Sisingamangaraja tepatnya didepan Makam Pahlawan, laju sepeda motornya dihentikan petugas kepolisian yang pada saat itu melakukan razia gabungan. Saat itu, Feri langsung diperiksa pihak kepolisian dan ternyata di dalam saku celananya ditemukan sabu-sabu seberat 2,5 Ons sabu.

Baca Juga:  Siap-siap!! Mulai Januari 2024, Pemko Medan Berlakukan Denda 10 Juta dan Kurungan 3 Bulan Bagi Warga yang Buang Sampah Sembarangan

Mendapat barang bukti tersebut lantas tersangka kurir sabu-sabu ini langsung dibekuk petugas dan diboyong ke Ditres Narkoba Poldasu untuk diperiksa secara intensif. “Aku nekat menjadi kurir sabu karena desakan kebutuhan ekonomi bang,” ujarnya.

Sementara itu, Wadir Narkoba Poldasu AKBP Yustan Alpiani, yang dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut seraya mengatakan bahwa kasus tersebut masih dalam pengembangan pihak kepolisian.  “Masih kita kembangkan dulu. Anggota masih mau nangkap penadah barang haram tersebut,” ujarnya. [KM-03]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.