BI: Kebutuhan Uang Jelang Natal dan Tahun Baru Capai Rp2,4 T

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Difi A. Johansyah

MEDAN, KabarMedan.com | Menjelang natal tahun 2016 dan tahun baru 2017, kebutuhan uang kartal di Medan dan sekitarnya mencapai Rp2,4 triliun. Hal ini meningkat 4 persen dibanding tahun lalu Rp2,3 triliun.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Wilayah Sumatera Utara, Difi A. Johansyah mengatakan, untuk memperlancar tugas pemenuhan uang kartal, BI telah melaksanakan pelayanan penarikan oleh perbankan sejak 5 Desember – 30 Desember 2016.”Masyarakat juga bisa menukar melalui kas keliling mulai 19 Desember 2016,” katanya, Jumat (9/12/2016).

Difi mengatakan, uang masuk (inflow) di Sumut sebesar Rp27,08 triliun, dan uang keluar (outflow) Rp13,2 triliun.

“Uang masuk lebih besar dari uang keluar,” ungkapnya.

Difi menjelaskan, karakteristik dua provinsi di Sumatera, Sumatera Utara dan Sumatera Barat hampir sama, yaitu uang masuk lebih besar dibanding uang keluar.

“Kondisi ini terjadi karena dua provinsi itu merupakan daerah perdagangan. Jadi besarnya uang masuk ke Sumut banyak berasal dari luar daerah tersebut,” ucapnya.

BaNK Indonesia menghimbau agar perbankan senantiasa memperhatikan pemenuhan ATM menjelang penutupan tahun 2016. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi gangguan di mesin ATM, dan transaksi peredaran uang berjalan lancar.

“Menjelang tutup tahun 2016 banyak hari libur. Untuk itu kita menghimbau perbankan agar perhatikan ATM tak boleh kosong,” jelasnya.

Difi menyebutkan, Bank Indonesia telah mengirimkan surat ke perbankan agar tidak terjadi kekosongan kas pada ATM.

“BI juga mendorong perbankan untuk menarik uangnya, termasuk uang lusuh,” pungkas Difi. [KM-03]