CCAI Peringati Hari Perempuan Internasional di Lapas Wanita Tanjung Gusta

MEDAN, KabarMedan.com | Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) Medan melaksanakan kegiatan Peringatan Hari Perempuan Internasional, di Lapas Wanita Tanjung Gusta Medan, pada Selasa (8/3/2016). Kegiatan ini di lakukan bersama dengan Social Community “Khadijah” dan “Rukun Wanita Bank Sumut”.

Ratusan Warga Binaan Lapas Wanita turut serta hadir di ruangan pertemuan Lapas Wanita di Tanjung Gusta Medan. Dalam kegiatan tersebut, RW Bank Sumut dan SC Khadijah berkesempatan memberikan paket kepada warga binaan. Dari RW Bank Sumut turut hadir antara lain Ibu Edi Rizliyanto, Ibu Didi Duharsa, Ibu Yulianto Maris dan  Ibu Erwin Zaini

Baca Juga:  Dewan Pers Gelar Pelatihan Produksi dan Strategi Konten Kreatif pada Platform YouTube

“Kegiatan seperti ini sangat penting guna memberikan semangat dan motivasi bagi warga binaan disini,” kata Kepala Lapas Wanita Tanjung Gusta, Rosnaida.

Acara yang dimulai dengan ramah tamah, juga diisi dengan tausyiah dari Al Ustadz Ngatman Aziz, dan Muhassabah oleh Dewi Natadiningrat.

”Memperingati Hari Perempuan Internasional bagi kami sama dengan mendorong perempuan di Indonesia untuk ikut aktif berperan dalam berbagai bidang pembangunan ekonomi, sosial, politik dan budaya. Hari Perempuan Internasional sesungguhnya merupakan kisah perempuan biasa yang berhasil menoreh catatan sejarah; sebuah perjuangan berabad-abad lamanya untuk dapat berpartisipasi dalam masyarakat sehingga mereka memperoleh kemerdekaan, kesetaraan dan kebersamaan,” ungkap Corporate Affairs Executive CCAI Medan, Ahmad Nasoha.

Baca Juga:  ARTKARO 2025: Dari Kegelisahan Lokal Menuju Ekosistem Seni Rupa Nasional

Dia menambahkan, peringatan Hari Perempuan Internasional di Indonesia memang masih belum begitu terdengar gaungnya karena masyarakat masih hanya mengetahui tentang Hari Kartini aja.

“Selamat untuk para perempuan di dunia dengan segala pencapaian prestasinya dan diharapkan peringatan hari ini akan dapat memberikan inspirasi bagi warga binaan yang akan berkumpul kembali di masyarakat nantinya, sehingga mereka akan bisa ikut berperan penting di lingkungannya,” pungkas Nasoha. [KM-01]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.