Diduga Ambil Uang dan HP, Dua Security Bank Sumut Ditangkap 

MEDAN, KabarMedan.com | Bambang (25) dan M Damanik (43) diamankan Unit Reskrim Polsek Medan Baru. Keduanya merupakan security Bank Sumut KCP Pasar Petisah, mereka ditangkap karena diduga mengambil dompet berisi uang Rp800 ribu dan 1 unit HP milik seorang wanita. Mereka diamankan bersama dua tukang parkir bernama Sabardi (45) dan Sahat (50).

Informasi dihimpun, Kamis (14/1/2016) menyebutkan, kejadian berawal saat korban yang belum diketahui namanya menaiki betor usai membeli baju di sebuah toko didepan Polsek Medan Baru.

Saat betor melaju didepan Bank tersebut, tanpa disadari dompet dan HP milik korban terjatuh. Saat bersamaan, tukang parkir yang melihat dompet dan HP lalu mengambilnya. Dua security yang juga melihat, lalu meminta kepada tukang parkir itu untuk menyerahkan kepada mereka. Tak berselang lama, korban yang merasa kehilangan lalu kembali untuk mencari dompet dan HP miliknya yang jatuh.

Ia pun menanyakan hal tersebut kepada Sabardi yang saat itu sedang menjaga parkir, namun dia mengatakan tidak mengetahui. Namun, salah seorang penarik betor yang melihat, lalu mengatakan kepada korban bahwa dompet dan HP miliknya diserahkan tukang parkir kepada security Bank.

Mendengar hal itu, korban mendatangi security Bank tersebut. Namun, pihak security mengaku tidak ada menerima HP berisi uang dan HP milik korban.

Merasa kesal dipermainkan, korban melaporkan kejadian itu kepada Polsek Medan Baru yang tak jauh dari lokasi kejadian. Petugas Polsek Medan Baru yang mendapat informasi turun ke lokasi kejadian dan mengamankan dua security Bank dan juga dua tukang parkir.

“Awalnya security itu tidak mengaku. Namun, setelah kita cari saksi dan kita tanya, kedua security itu mengaku telah mengambil dan membagi uangnya,” kata seorang petugas Polsek Medan Baru berpangkat Brigadir.

Sementara itu, Panit I Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu Arrya Nusa Hindrawan ketika dikonfirmasi mengatakan, masih melakukan pemeriksaan.

“Kita masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua security tersebut. Untuk dua tukang parkir masih berstatus saksi. Sementara ini, korban masih buat laporan. Kasus ini masih kita lidik,” pungkasnya.  [KM-03]