Dituding Telah Dimanfaatkan Jokowi, BIN Bantah Pernyataan Kubu Prabowo

JAKARTA, KabarMedan.com | Badan Intelejen Negara membantah tudingan yang disampaikan Tim Kuasa Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, yang menyebut lembaga itu bersikap tidak netral dalam pelaksanaan Pilpres 2019.

Juru Bicara BIN Wawan Purwanto mengatakan, selama ini Kepala BIN, Budi Gunawan tidak pernah menginstruksikan jajarannya untuk mendukung paslon 01 Joko Widodo – Maruf Amin.

“Tidak ada perintah Pimpinan BIN untuk berpihak ke paslon manapun,” kata Wawan saat dikonfirmasi, Jumat (16/4/2019).

Baca Juga:  Positif Gunakan Narkotika, 27 Orang Pengunjung Hiburan Malam di Sergai Diamankan

Ia mengatakan, Budi Gunawan justru menginstruksikan bawahannya untuk menjaga jalannya Pemilihan Umum mulai dari awal hingga akhir.

“Perintahnya untuk menjaga agar tiap tahapan pemilu dapat selesai sesuai jadwal dan selanjutnya mengawal pemilu agar berlangsung aman dari sejak persiapan hingga berakhirnya pemilu,” tegas Wawan seperti diberitakan suara.com.

Dalam sidang perdana sengketa Pilpres 2019 di MK, Tim Kuasa Hukum Prabowo menyebut BIN sudah tidak netral karena Budi Gunawan memiliki hubungan yang erat dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri yang mengusung Joko Widodo – Maruf Amin.

Baca Juga:  Polres Sergai Amankan 58 Orang Selama Operasi Antik 2026

“Selain memang pernah menjadi Ajudan Presiden Megawati Soekarnoputri kedekatan Kepala BIN Budi Gunawan diindikasikan dengan kehadirannya pada acara HUT PDI Perjuangan, suatu hal yang tidak ia lakukan untuk acara partai lainnya,” demikian tim kuasa hukum Prabowo, Denny Indrayana di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. [KM-03]