MEDAN, KabarMedan.com | Maskapai Garuda Indonesia memperkenalkan kelas tiket penerbangan (sub class) bernama Eco-Basic. Harga tiket Eco-Basic diklaim lebih murah 15-20 persen dibandingkan harga tiket kelas ekonomi normal.
Vice President Region Sumatera Garuda Indonesia, Dian Ediono mengatakan, kelas tiket penerbangan Eco-Basic berlaku untuk 5 rute Garuda Indonesia di Sumatera Utara, dengan jumlah 12 kursi di setiap rute penerbangan.
“Kami perkenalkan kelas tiket baru di bawah harga tiket ekonomi. Intinya mengajak penumpang yang belum pernah terbang dengan Garuda Indonesia. Dengan kelas tiket Eco-Basic semoga bisa meningkatkan tingkat keterisian kursi pesawat Garuda Indonesia di rute-rute penerbangan dengan pesawat ATR mau pun Bombardier,” kata Dian, saat acara peluncuran di Plaza Medan Fair, Kamis (31/5/2018).
Dian menjelaskan, sub class Eco-Basic sudah mulai ditawarkan ke masyarakat sejak 21 Mei 2018. Beberapa rute penerbangan yang memiliki sub kelas Eco Basic seperti rute penerbangan Medan (KNO) – Gunung Sitoli (GNS), Medan (KNO) – Sibolga (FLZ), Medan (KNO) – Silangit (DTB), Medan (KNO) – Sabang (SBG), dan Medan (KNO) – Lhokseumawe (LSW).
“Sub class Eco-Basic hadir dengan menyasar segmen milenial pecinta traveling. Karena dengan tiket Eco-Basic bisa mendapatkan kelas penerbangan yang menawarkan harga kompetitif dengan spesifikasi value layanan yang disesuaikan, agar pengguna jasa dapat merasakan layanan bintang lima Garuda Indonesia,” tambahnya.
Ada pun kelas penerbangan Eco-Basic tersebut berlaku khusus untuk rute penerbangan yang dilayani armada ATR 72-600 dan Bombardier CRJ 1000. Penumpang di kelas Eco Basic tak bisa memilih kursi. Makanan tetap dapat tapi jenis makanannya berbeda. [KM-01]















