Gedung Sekolah Yayasan Perguruan Al Washliyah Simpang Empat Sei Rampah Dilalap Api

SERDANG BEDAGAI, KabarMedan.com | Gedung Yayasan Perguruan Al Wasliyah Dusun VII Desa Simpang Empat Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) terbakar.

Kebakaran terjadi, Sabtu, (15/7/2023) sekira pukul 19.00 Wib malam tadi.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kobaran api membakar sepuluh ruangan Sekolah MTs, serta menghanguskan surat-surat berharga.

Damirsyah (49) salah seorang pengurus Yayasan di lokasi kejadian menuturkan, kebakaran diketahui pertama kali oleh warga setempat bernama Rahim yang melihat ada kobaran api menyala di dalam ruangan MTs.

Menurut dia, setelah itu Rahim mencoba mencari bantuan, namun api terlalu cepat membesar dan menyebar ke ruangan lain hingga akhirnya menyebkan sepuluh ruangan dilalap si jago merah.

Baca Juga:  Darma Wijaya Tinjau dan Santuni Korban Kebakaran di Tanjung Beringin: Hati-hati Bahaya Korsleting Listrik

“Ketika Pak Rahim melihat api semakin membesar, Pak Rahim menghubungi Bapak Bupati Darma Wijaya lalu meneruskan menghubungi ke Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar)”, jelasnya.

Lalu tiga unit Damkar pun turun ke lokasi untuk memadamkan kobaran api yang kian membesar.

Kapolsek Firdaus AKP. Idham Khalik, saat dikonfirmasi wartawan di lokasi, mengatakan kobaran api berhasil dipadamkan sekira pukul 20.00 Wib.

Baca Juga:  Darma Wijaya Tinjau dan Santuni Korban Kebakaran di Tanjung Beringin: Hati-hati Bahaya Korsleting Listrik

Lalu dilakukan upaya pendinginan lokasi hingga pukul 22.00 Wib oleh 3 Unit Damkar Pemkab Sergai yang turun ke lokasi.

“Untuk saat ini kita belum dapat menyimpulkan penyebab kebakaran dan masih dalam penyelidikan dan menunggu Tim Forensik Polda Sumut hari Senin nanti”, kata Kapolsek Firdaus AKP. Idham Khalik di lokasi.

Sedangkan untuk kerugian akibat peristiwa ini ditaksir mencapai miliaran rupiah.

“Untuk kerugian kita belum tau pasti ya, namun diperkirakan mencapai miliaran”, tutupnya.[KM-04]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.